SuaraJawaTengah.id - Tujuh petugas Lapas Kelas 1 Semarang yang melakukan pose salam dua jari dipindahkan ke Lapas Besi Nusakambangan oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah. Ketujuh orang tersebut dipindahkan diduga karena memperihatkan dukungannya pada salah satu pasangan calon di Pilpres 2019.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, foto ketujuh petugas Lapas Semarang ini diposting di Instagram pada September 2018. Beberapa di antaranya mengenakan lencana bertulisan 'Lapas 1 Semarang'.
Foto itu kemudian diposting kembali ke akun Instagram pada bulan Maret 2019 dan disangkut pautkan dengan isu politik mendekati Pemilu 2019.
Pihak Kantor Wilayah Jateng Kementerian Hukum dan HAM RI, membantah jika ketujuh ASN Lapas Kelas 1 Semarang tersebut dipindah karena pose salam dua jari.
"Mereka tidak dimutasi tapi sifatnya penugasan di Lapas Besi Nusakambagan," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Jateng Kemenkumham RI Marasidin, saat dikonfirmasi, Selasa (9/4/2019).
Meski demikian, Marasidin tidak membantah jika foto pose 'dua jari' yang beredar adalah ASN petugas Lapas 1 Semarang. Tapi, dia menegaskan, foto tersebut tidak terkait dengan Pemilu 2019.
Marasidin menjelaskan, jika pemindahan ketujuh petugas Lapas Kelas 1 Semarang ke Lapas Besi Nusakambangan terkait akan digelarnya Hari Bakti Pemasyarakatan tahun ini yang digelar di Nusakambangan.
"Jadi memang ada ketentuan buat mereka sebagai ASN, penugasan dalam rangka persiapan Hari Bakti Pemasyarakatan. Sekali lagi bukan dimutasi," terangnya kembali. (Adam Iyasa)
Kontributor : Adam Iyasa
Baca Juga: CEO Twitter Cuma Digaji Rp 19.000 di Sepanjang 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026
-
Kirab 1 Suro Terancam Pecah Dua, Wali Kota Solo Didesak Akhiri Dualisme Keraton
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat