SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 40 relawan PDI Perjuangan melakukan aksi cukur habis rambut alias gundul massal untuk merayakan kemenangan suara Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) versi hitung cepat (quick count). Aksi itu mereka lakukan di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah atau Panti Marhaen, Rabu (17/4/2019) sore.
"Aksi gundul ini spontanitas, ini gaya PDI perjuangan," kata Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto.
Dari hasil hitung cepat yang digelar di Panti Marhaen Jokowi unggul dari pesaingnya, Prabowo Subianto 76 persen.
Bambang menyebut, aksi cukur gundul merupakan cara paling murah yang selalu dilakukan relawan marhaen PDIP jika merayakan sesuatu, terutama kemenangan pada tiap gelaran pesta demokrasi.
"Gundulan ini cara yang paling murah dilakukan para marhaenis, rasa kompak sepenanggungan," bebernya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu menjelaskan jika arti filosofi cukur gundul sebagai wujud semangat baru dengan keadaan yang bersih.
"Karena mereka punya filosofi, jika semua digunduli maka semua yang ada dirambut yang kotor itu dihilangkan semua, tumbuh baru, semangat baru, itu filosofinya partai grassroot kayak gitu," tukasnya.
Sementara, dalam hitung cepat pada internal PDIP menyebut jika di Jawa Tengah Jokowi juga menang mutlak atas Prabowo Subianto.
"Kalau quick count tadi menang secara nasional tembus angka 76 persen, kalau di Jawa tengah di survei internal kita antara 73-75 persen, mirip lah dengan itu yang nasional," tukasnya.
Baca Juga: Ratusan Ribu Surat Suara DPRD di Sumsel Salah Cetak
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Di TPS Menantu Mencoblos, Jokowi Menang Tipis dari Prabowo
-
Jokowi Menang, Suara Prabowo Nyungsep di Rutan Ahmad Dhani
-
Kalah di Hitung Cepat, Prabowo Tetap Tenang di Hadapan Pendukung
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Menang di TPS Tempat Ratna Sarumpaet Nyoblos
-
Demi Bisa Nyoblos, Via Vallen Pulang Kampung ke Sidoarjo
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global