SuaraJawaTengah.id - Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Golkar, Sugimin yang tewas karena dibunuh menggunakan racun tikus di Wonogiri, Jawa Tengah mendapat 20 suara dalam pemungutan suara Pemilu 2019 yang digelar pada Rabu (17/4/2019).
Sugimin yang meninggal pada H-1 pencoblosan, Selasa (16/4/2019) lalu menempati nomor urut 10 di Dapil 1 yakni Sragen, Masaran dan Sidoharjo. Diperkirakan, suara Sugimin masih berpeluang meningkat karena penghitungan suara di Sragen masih dilakukan.
Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Masaran, Agus Supriyanto, mengaku belum bisa menyampaikan perolehan suara para caleg, termasuk suara keseluruhan yang diraih Sugimin di TPS kampung halamannya.
Menurutnya, data perolehan suara baru bisa diketahui setelah rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Hasilnya belum bisa diketahui, masih menunggu proses. Hasilnya baru fix bisa diketahui setelah pleno. Sebelum pleno, kami tidak bisa menyampaikan,” ucapnya saat ditemui Solopos.com--jaringan Suara.com di Balai Desa Masaran, Kamis (18/4/2019) kemarin.
Terpisah, Ketua Fraksi Partai Golkar Sragen, Bambang Widjo Purwanto, mengaku belum bisa berkomentar terkait hasil sementara penghitungan suara.
“Belum bisa bicara dulu, tunggu saja hasil penghitungan resmi KPU. Berapa kursi yang bisa diraih Golkar, saya belum bisa jawab,” paparnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sugimin yang berasal dari Dusun Karangnongko, Desa Masaran, Sragen, meninggal dunia karena dibunuh dengan cara diberi racun tikus oleh seorang perempuan berinisial N di Wonogiri. Polres Wonogiri sudah menetapkan N sebagai tersangka.
Selain Sugimin, ada satu lagi caleg yang juga sudah meninggal dunia yakni Sutrisno dari PDIP yang menghuni nomor urut 1 di Dapil 4, yakni Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen dan Jenar.
Baca Juga: Gudang Hotel Sheraton Media Terbakar, Satu Sekuriti Tewas
Sutrisno yang meninggal dunia pada 13 Desember lalu di luar dugaan mampu mendulang 104 suara. Perolehan suara itu dari hasil penghitungan suara sementara Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sragen.
Berita Terkait
-
Yogya Aman Usai Pencoblosan, Mahfud MD: Jangan Terpancing Perang di Medsos
-
Capres Klaim Menang Pemilu, Mahfud MD: Jangan Bertindak di Luar Konstitusi!
-
Mahfud MD: Masyarakat Tak Harus Percaya Input Suara yang Masuk ke KPU
-
Pengamat Sebut Pemilu 2019 Hanya Menguntungkan Partai Pengusung Capres
-
Petugas KPPS Coblos Surat Suara Sisa, Bawaslu Serang Minta PSU di Dua TPS
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama