SuaraJawaTengah.id - Dua tahun sudah Masjid Kapal atau Masjid 'Bahtera Nuh' berdiri. Masjid yang ada di di Jalan Kyai Padak, RT 5 RW 5, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Jawa Tengah terlihat kondisinya masih sama seperti pada dua tahun lalu saat viral tersebar di dunia maya.
Bangunan masjid yang terinspirasi kisah keteladanan Nabi Nuh tersebut memiliki detail arsitek cukup unik percampuran antara bentuk masjid dengan bangunan kapal. Bentuk utama sebuah kapal besar, lengkap dengan jendela berbentuk bulat, buritan, haluan dan masih banyak lagi.
Bangunan itu rupanya masih menjadi daya pikat setiap orang yang melintasi jalan di depannya. Beberapa mampir untuk salat atau hanya sekedar berfoto dengan latar kapal besar itu.
Jika dulu belum ada fasilitas kantin atau warung makan, kini depan masjid sudah banyak berjejer, bahkan di dalam area halaman masjid juga tersedia kantin.
Memasuki gerbang masjid kini sudah terkena tiket masuk, tertulis Rp 3.000, untuk tiket masuk, dan Rp 2.000, untuk tiket parkir roda dua. Masjid kapal ini pun seolah menjadi destinasi wisata religi
"Kalau sore ramai dikunjungi, banyak yang ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa," kata Penjaga Masjid Kapal Safinatul Najah, Rokhimin pada Rabu (8/5/2019).
Rokhimin menjelaskan, bangunan masjid kapal memiliki tiga lantai, panjang 50 meter, lebar 17 meter dan tinggi 14 meter. 'Kapal besar' ini memiliki luas 2.500 meter persegi, dengan multi fungsi bangunan yakni lantai pertama untuk ruang pertemuan, lantai dua untuk masjid dan lantai tiga direncanakan untuk sebuah sekolah kejuruan dan balai kerja.
"Bangun ini sebenarnya bukan masjid saja, tapi multi guna, malah paling banyak kegiatannya justru kegiatan sosial di lantai satu," ucap Rokhimin.
Pun saat Ramadan tahun ini, selain jujugan ngabuburit, aktivitas sosial menjadi agenda rutin setiap Minggunya. Hanya saja belum ada kegiatan ibadah Ramadan.
Baca Juga: Ini Cara Pengurus Masjid Istiqlal Menyiapkan Ribuan Makanan Buka Puasa
"Ramadan di masjid ini tidak ada penyelenggaran salat tarawih, tadarus, atau kegiatan Ramadan layaknya masjid lainnya," terangnya.
Alasannya, Masjid Kapal sendiri terletak jauh dari perkampungan ada di tengah hutan dan persawahan, juga sudah ada masjid besar di kampung sebagai pusat kegiatan ibadah Ramadan.
"Jadi kami fokus biar tempat ini bisa dipakai kegiatan sosial saja, ada pengobatan gratis setiap minggunya. Kemarin juga ada fashion show busana muslim dadi Magelang disini," jelasnya.
Rokhimin menceritakan, jika bangunan tersebut milik seorang bernama Kiai Achmad, yang berkeinginan membuat masjid tak hanya sebatas tempat ibadah namun bisa berfungsi layaknya Bahtera Nuh yang memiliki banyak fungsi ruangannya.
"Jadi sambil mengingat sejarah, untuk kembali mengajak mengingat Tuhan, dan dibuatlah masjid ini dengan fungsi bangunan lainnya di tiga lantai," katanya.
Bahkan menurut Rokhimin, pesan dari Kyai Achmad masjid tersebut beserta bangunan lainnya bisa dimanfaatkan oleh warga secara gratis seperti untuk pertemuan, hajatan, dan resepsi pernikahan.
Berita Terkait
-
4 Masjid Bersejarah di Jakarta Cocok untuk Ngabuburit Sekalian Ibadah
-
Masih Ingat Masjid yang Tolak Prabowo di Semarang? Ternyata Ini Sejarahnya
-
Orang Misterius Coret Masjid Al Hikmah Cilandak, Bikin Gambar Mirip Penis
-
Warga Dengar Dua Kali Ledakan Saat Masjid Al-Azkar Terbakar
-
Wisata Halal di Semarang, Jelajah 2 Masjid Ikonik Ini
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
BRI Youth Champion League Semarang Goes to Barcelona: Ajang Unjuk Gigi Generasi Muda Menuju Dunia
-
Pemulihan Korban Daycare, Wali Kota Yogyakarta Siapkan Pendampingan dari Psikolog hingga Dokter Anak
-
Kemelut PDAM Semarang, Eks Direksi Serang Balik Wali Kota ke Meja Hijau
-
Melawan Balik Vonis Korupsi, Mbak Ita dan Suami Ajukan PK Berbekal Bukti Baru di PN Semarang
-
Peringatan Dini BMKG: Semarang Waspada Hujan Petir Hari Ini, Jateng Siaga Dampak Hujan Lebat