SuaraJawaTengah.id - Bulan Ramadan selalu dimanfaatkan oleh umat muslim untuk beribadah sebanyak. Dan salah satunya adalah salat tarawih. Di beberapa daerah, salat tarawih ada yang berjumlah 11 rakaat. Tetapi ada juga yang 23 rakaat. Tetapi, di Masjid Agung Surakarta, jamaah bisa memilih jumlah rakaat tersebut.
Kok bisa? iya memang di Masjid Agung Surakarta memberlakukan dua jumlah rakaat dalam salat tarawih. Yakni 11 rakaat dan 23 rakaat. Kebebasan memilih jumlah rakaat ini memang sudah berlangsung sejak lama. Dan sampai saat ini pun hal itu juga masih berlangsung.
Sekretaris Takmir Masjid Agung Surakarta, Abdul Basid (52) mengatakan, selama ini Masjid Agung mewadahi semua pemahaman dalam menjalankan salat sunah tarawih. Baik jamaah yang mengikuti 11 rakaat maupun yang mengikuti 23 rakaat semuanya bisa salat bersama di Masjid yang berada di kompleks Keraton Kasunanan Surakarta tersebut.
"Untuk salat tarawih ini ada dua imam juga, yang satu memimpin yang 11 rakaat. Dan yang satu lagi memimpin jamaah yang mengikuti 23 rakaat," terang Basid kepada Suara.com saat ditemui di kantor Sekretariat, Sabtu (11/5/2019).
Lebih lanjut Basid mengungkapkan, nantinya bagi jamaah yang mengikuti salat tarawih 11 rakaat akan pulang lebih dahulu. Sementara jamaah yang ikut tarawih 23 rakaat akan tetap di dalam masjid untuk merampungkan salat.
"Kalau jumlahnya jamaah bisa sampai 3.000 jamaah setiap salat tarawih. Tapi yang banyak yang mengikuti salat tarawih dengan 11 rakaat," katanya.
Menurut pria yang sudah sembilan tahun menjadi pengurus Masjid yang didirikan oleh Paku Buwono II itu, selama ini setiap memasuki bulan Ramadan jumlah jamaah terus bertambah. Untuk salat tarawih saja, jumlah jamaah bisa mencapai 3.000 orang dari total kapasitas mencapai 7.000 jamaah. Dan jamaah yang datang untuk melaksanakan salat tidak hanya dari Solo saja, tetapi juga dari berbagai daerah di eks Karesidenan Surakarta. Atau bahkan daru luar Solo.
"Biasanya memang saat bulan puasa seperti ini, jamaahnya bertambah. Yang tarawih bisa sampai 3.000 setiap malamnya. Untuk bacaan surat saat salat tarawih biasanya satu juz," pungkas Basid.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Status Cekal Dicabut, Kivlan Zein Janji Manut Panggilan Bareskrim
Berita Terkait
-
Viral Salat Tarawih Super Cepat, Ini Dampaknya Bagi Tubuh
-
Melihat Tradisi Ramadan di Masjid Sunan Giri Gresik
-
Salat Tarawih di Masjid atau di Rumah? Begini Riwayat Rasulullah
-
Viral, Tim Salat Tarawih 8 Rakaat dan 20 Rakaat Ini Beda Tempat Parkir
-
Bertahun-tahun Buka Puasa di Istiqlal, Alasan Pria Betawi Ini Bikin Kagum
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!