SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut terjadi di Tol Trans Jawa Wilayah Boyolali, Jawa Tengah pada Senin (13/5/2019) pagi. Satu Minibus berplat nomor G 1027 JB terguling akibat pecah ban.
Mobil minibus yang dikendarai Ahmad Rukhi (40) Warga Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang Jawa Tengah terguling sekira Pukul 04.15 WIB di Tol Wilayah Boyolali.
Tak lama, kemudian datang mobil sedan Toyota Vios berplat nomor AD 8303 ED dikemudikan Joko Ariyanto (38) Warga Pucangsawit Kecamatan Jebres, Solo dari arah yang sama dan menabrak minibus tersebut.
Menurut Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer, sebelum kecelakaan terjadi minibus tersebut melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Semarang menuju arah Solo dalam kondisi normal.
Namun saat di lokasi kejadian, minibus mengalami pecah ban depan bagian kanan. Akibatnya, mobil langsung oleng dan terguling hingga melintang di badan jalan.
Meski terguling, sopir Ahmad Rukhi bersama penumpang di dalamnya, Zulfa Abadi (25) dan Mubarok (50) selamat. Bahkan, Ahmad Rukhi dan keduanya sempat berusaha keluar sendiri dari mobilnya.
"Pada saat pengemudi dan penumpang (minibus) berusaha keluar dari kendaraan, mereka tertabrak mobil Toyota (Vios) yang melaju dari arah belakangnya," ujarnya dilansir dari Solopos.com - jaringan Suara.com.
Akibat tabrakan tersebut, Ahmad Rukhi terpental hingga ke jalur berlawanan dan tertabrak kendaraan lain yang sedang melintas. Pun Ahmad Rukhi meninggal seketika.
"Korban terpental masuk ke jalur lawan arah [Solo-Semarang] kemudian tertabrak kendaraan tak dikenal dari lawan arah hingga meninggal dunia di lokasi. Kami masih menyelidiki kendaraan yang menabrak korban," imbuh Aer.
Baca Juga: Niat Menghindari Kecelakaan, Pemobil Ini Malah Perparah Keadaan
Berita Terkait
-
Niat Menghindari Kecelakaan, Pemobil Ini Malah Perparah Keadaan
-
Kecelakaan Beruntun di Tol JORR BSD - Pondok Aren, Satu Tewas
-
Amankan Kendaraan Terguling, Mobil Polisi Disambar Truk Kontainer
-
Tabrakan di Tol Cikampek Usai Liput PDIP, Mobil Rombongan Wartawan Ringsek
-
Sopir Tewas Tergencet, Ratusan Ikan Tongkol Berhamburan di Jalan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain