SuaraJawaTengah.id - Satu mobil milik Polres Boyolali Jawa Tengah tersambar truk kontainer. Peristiwa tersebut terjadi saat mobil pikap milik Polres Boyolali sedang mengamankan truk terguling di Jalan Solo-Semarang, tepatnya di Dukuh Keboan, Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel, Boyolali pada Kamis (4/4/2019).
Dari informasi yang dihimpun Solopos.com - jaringan Suara.com, kecelakaan kali pertama terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat hujan deras.
Kala itu, truk boks yang membawa muatan cat dengan nomor polisi B 9626 WCB yang dikemudikan Wahyu Wahono, 50, warga Batang, melaju dari arah Semarang menuju Solo.
Saat di lokasi kejadian, truk tiba-tiba tergelincir dan hilang kendali, sehingga menabrak pagar pembatas bahu jalan dan terguling. Meski begitu, Wahyu selamat dalam peristiwa tersebut.
Tak lama kemudian, petugas Satlantas Polres Boyolali yang mendapat laporan kecelakaan tunggal tersebut, langsung mendatangi lokasi menggunakan kendaraan dinas pikap 166-50-IX.
Setelah mobil pikap terparkir di bahu jalan dekat truk boks yang terguling, petugas kemudian menangani kecelakaan serta mengatur lalu lintas.
Namun, tanpa disangka truk kontainer bernomor polisi H 1820 BH yang melaju dari arah Semarang-Solo mendahului kendaraan tak dikenal dari lajur kiri.
Ketika di lokasi, truk yang dikemudikan warga Semarang, Hirma Luqman Hakim menabrak traffic cone yang terpasang di lokasi kemudian truk boks yang masih terguling, dan menyambar mobil pikap polisi di dekatnya.
Meski sudah menabrak dua kendaraan, truk kontainer itu belum terhenti. Bahkan, kendaraan berat tersebut masih melaju hingga menabrak truk bernomor polisi AD 1587 TC yang melaju dari arah berlawanan.
Baca Juga: Butuh 10 Hari Bikin Panggung Megah Konser Ed Sheeran di GBK
Setelah menabrak truk tersebut, truk kontainer baru terhenti. Meski begitu, tidak ada koban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, beberapa awak kendaraan yang terlibat mengalami luka.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas tersendat selama beberapa jam.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mengimbau agar para pengemudi selalu waspada di jalan, terlebih saat ini musim penghujan karena jalanan licin dan rawan kecelakaan.
"Kami mengimbau agar pengemudi tertib berlalu lintas. Selalu cek kesehatan dan kelayakan kendaraan masing-masing sebelum digunakan. Selalu hati-hati dan waspada karena lakalantas selalu berawal dari pelanggaran. Apalagi kondisi cuaca hujan jalan licin,” ujarnya, Kamis (4/4/2019).
Berita Terkait
-
Satu Pemotor Tergilas Tronton Dalam Kecelakaan Beruntun di Jombang
-
Rem Blong, Bus Murni Seret 2 Mobil dan Tabrak Rumah serta Tiang Listrik
-
Aksi Sopir Truk Hindari Kecelakaan Beruntun, Tenang Banget!
-
Foto Langka Kecelakaan Beruntun di Solo Tahun 1980an
-
Sopir Tewas Tergencet, Ratusan Ikan Tongkol Berhamburan di Jalan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan