SuaraJawaTengah.id - Tol Boyolali - Solo mulai dipadati pemudik asal Jakarta dan sekitarnya, Jumat (31/5/2019). Mobil plat B meramaikan pemudik di sana. Namun lalu lintas jalannya masih terpantau sepi.
Di arus pemudik di kawasan Boyolali kota masih cukup lengang. Meski demikian, memasuki ruas tol volume jalan terlihat mulai padat kendaraan dengan dominasi pelat nomor polisi B (Jakarta).
Untuk area peristirahatan di ruas tol tersebut terdapat di KM 487. Meski demikian, masih berupa area istirahat bersifat darurat. Beberapa fasilitas yang terdapat di area peristirahatan tersebut, di antaranya mushala, posko kesehatan, posko istirahat, Kios Pertamina, dan SPBU mini atau mobile dispencer.
Terlihat area peristirahatan tersebut juga mulai dipenuhi kendaraan roda empat. Dua lajur yang seharusnya bisa dilalui kendaraan, tidak dapat berfungsi optimal mengingat satu lajur untuk parkir kendaraan yang pengendaranya beristirahat.
Oleh karena itu, hanya satu lajur yang dapat digunakan untuk melintas kendaraan. Hal itu pun tidak dapat berfungsi optimal karena menjadi satu dengan lajur antrean kendaraan yang akan mengisi BBM.
Di Gerbang Tol Colomadu belum terlihat penumpukan kendaraan. Terlihat, dua gardu eksisting difungsikan dan ada enam gardu satelit yang sudah terpasang ke arah keluar tol. Meski demikian, baru tiga gardu satelit yang dioperasionalkan.
Untuk memastikan kelancaran pembayaran di gerbang tol, terlihat para petugas PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) berjaga-jaga di setiap gardu pembayaran.
Menuju ke jalan arteri, terlihat ramai lancar. Di pertigaan Colomadu, Kartasura mulai terlihat kemacetan hingga 100 meter yang didominasi oleh kendaraan roda empat, sedangkan di pertigaan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo jalan masih ramai lancar, baik menuju Klaten dan Yogyakarta, maupun Solo.
Pada kesempatan sebelumnya, Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo mengatakan telah membentuk Satgas Lebaran yang bertugas mulai H-7 hingga H+7 Lebaran 2019.
Baca Juga: Form C1 Boyolali Ada di Menteng, Kubu Prabowo: Pengalihan Isu Kecurangan
"Fokus di satgas adalah mengoordinasikan antrean di gerbang tol dan memastikan penggunaan fasilitas di rest area karena rest area ini kan bukan kami yang mengelola tetapi Jasamarga Properti," katanya.
Selain itu, JSN juga akan menambah petugas tol yang terjun ke lapangan. Jika pada hari normal hanya 50 petugas di lapangan, pada arus mudik Lebaran jumlahnya ditambah menjadi 100 petugas. (Antara)
Berita Terkait
-
Unik, Pemudik Trans Sulawesi Taweli - Toboli Dihadang Ratusan Kera Hitam
-
Jelang Puncak Arus Mudik, Jalur Pantura Via Prupuk Dilalui Ribuan Kendaraan
-
Dipepet Bus, Truk BBM Tabrak Pembatas Jalan Hingga Tangkinya Bocor
-
Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Semarang Segini
-
Info Mudik 2019, Harga Tiket Pesawat Jakarta - Surabaya Segini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat
-
Semen Gresik Konsisten Salurkan Beasiswa Prasejahtera kepada 120 Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri
-
Sokong MBG, Taj Yasin Minta SPPG Belanja Telur dari Peternak Lokal
-
Pemprov Jateng Buka Ribuan Kursi Sekolah Gratis, Sasar Anak Keluarga Kurang Mampu