SuaraJawaTengah.id - Mahalnya harga tiket pesawat berdampak pada penurunan jumlah penumpang pesawat, seperti yang terjadi di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
Dari pantauan Suara.com memasuki H-2 Lebaran di Bandara Adi Sumarmo, kondisi bandara yang biasanya ramai pemudik terlihat lengang.
Airport Operation and Safety Senior Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adi Soemarmo, Iwan Novi Hantono mengakui pada Lebaran tahun ini berbeda dengan tahun lalu.
"Jumlah penumpang untuk arus mudik tahun ini sangat berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini ada penurunan dan tidak seramai Lebaran tahun sebelumnya," ungkap Iwan, Senin (3/5/2019).
Iwan menambahkan, penurunan ini sudah terlihat sejak H-7 lalu. Dan sampai H-3 Lebaran kemarin, trafik pesawat terus mengalami penurunan.
"Penurunannya mencapai 34 persen kalau dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun kemarin hampir semua maskapai juga mengajukan ekstra flight. Tapi untuk tahun ini tidak," imbuhnya.
Untuk jumlah penumpang, Iwan menjelaskan, penurunan hingga hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Menurut data tahun lalu, saat H-4 Lebaran jumlah penumpang yang menggunakan pesawat terbang mencapai 6.298 orang. Sedangkan, tahun ini pada periode yang sama hanya 3.981 penumpang.
"Kalau untuk H-3 Lebaran tahun ini jumlah penumpang sebanyak 3.711 orang, tahun lalu di periode yang sama sebanyak 6.932 orang. Jadi penurunannya mencapai 49 persen," kata Iwan.
Dan yang cukup terlihat penurunannya yakni di H-2 Lebaran tahun laku sebanyak 7.511 penumpang. Sedangkan tahun ini sampai siang tercatat hanya 1.636 penumpang.
Baca Juga: Imbas Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Angkutan Udara Anjlok 30,71 Persen
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura l Adi Soemarmo, Abdullah Usman tidak menampik tingginya harga tiket membuat jumlah penumpang pesawat mengalami penurunan.
Berita Terkait
-
Imbas Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Angkutan Udara Anjlok 30,71 Persen
-
Penerbangan Ditunda, Pria Ini Tuntut Petugas Bandara Berlutut Minta Maaf
-
Jelang Lebaran, Kemenhub Akui Jumlah Penumpang Pesawat Menurun 20 Persen
-
Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Banyak Beralih Naik Bus di Terminal Kalideres
-
Tiket Pesawat Mahal, Dodi Rela 3 Hari Naik Bus ke Medan Bayar Rp 900 Ribu
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
Terkini
-
Semarang Siaga Penuh! 220 Pompa Air dan Infrastruktur Permanen Jadi Kunci Hadapi Banjir 2026
-
Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
-
10 Perbedaan Honda Freed dan Toyota Sienta: Kenyamanan dan Kualitas yang Beda
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Selalu Terus Bertransformasi, BRI Yakin Mampu Memberikan Hasil Optimal