SuaraJawaTengah.id - Tersangka penyebar hoaks server Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Nugroho alias WN diketahui sudah menghilang sejak akhir Maret lalu. Warga Tapen RT 1 RW 6, Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah juga tidak mengetahui keberadaan sosok yang dikenal sebagai seorang dosen tersebut.
Ketua RW 6, Indaryanto (49) mengatakan, selama ini Wahyu lebih banyak berada di Jakarta. Bahkan, Wahyu sudah tidak lagi terlihat di rumah sejak sebelum Pemilu.
"Sejak akhir Maret pak Wahyu sudah tidak kelihatan. Sebelum Pemilu sudah tidak terlihat di rumah. Kami juga tidak mengerti kemana perginya," ujar Indaryanto saat ditemui Suara.com di kediamanya, Selasa (18/6/2019).
Mengenai keberadaan Wahyu sendiri, Indaryanto menambahkan, warga juga tidak banyak yang tahu. Hanya saja, selama ini warga hanya mengetahui jika Wahyu yang dikenal ahli bidang IT itu kerap pulang pergi ke Jakarta.
"Mungkin warga juga tidak mau begitu terlibat dalam masalah keberadaan pak Wahyu. Pas Pemilu itu, pak Wahyu juga sudah tidak kelihatan di rumah. Mungkin juga tidak mencoblos di rumah,” katanya.
Indaryanto, mengaku baru mengetahui bahwa Wahyu terlibat dalam penyebaran berita hoak saat Wahyu ditangkap. Saat penggeledahan, Indaryanto juga diminta untuk menyaksikannya.
"Saat penggeledahan itu saya diminta mendampingi, sekitar pukul 23.30 WIB," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Wahyu Nugroho, Sosok Tersangka Pembuat Hoaks Server KPU di Mata Tetangga
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga