SuaraJawaTengah.id - Bagaimana jadinya jika para tokoh nasional dan mantan presiden dan wakil presiden mengikuti lomba balap karung? Bisa dipastikan, perlombaan akan berjalan seru dan menarik perhatian. Inilah yang ditampilkan warga Solo dalam menyambut hari kemerdekaan.
Bertempat di Jalan Slamet Riyadi Kota Solo, Jawa Tengah perlombaan balap karung digelar. Pesertanya diantaranya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto, Maruf Amin, Jusuf Kalla, Sandiaga Uno. Kemudian ada juga Megawati Soekarnoputri Putri, BJ Habibie dan juga Susilo Bambang Yudhoyono.
Tentunya mereka bukanlah tokoh asli. Melainkan hanya sekelompok warga Solo yang mengenakan topeng berwajah sosok tersebut. Sebelum perlombaan digelar, para peserta sudah berjajar di garis start.
Perlombaan ini adalah balap karung tandem. Jadi setiap peserta terdiri dari dua orang. Dan waktu itu, Prabowo tandem dengan Jokowi. Sementara Sandi dengan Jusuf Kalla, SBY dengan Megawati dan Maruf Amin dengan BJ Habibie.
Sementara, di samping kanan dan kiri dipenuhi dengan para penonton. Mereka begitu antusias menyaksikan perlombaan tersebut. Teriakan dan tepuk tangan sesekali terdengar untuk menyemangati para peserta.
Saat semua peserta sudah siap, juri pun memulai aba-aba. Setelah hitungan ketiga, para peserta pun langsung melompat. Dengan penuh kekompakan, peserta berusaha menjadi yang tercepat. Hanya saja, beberapa tidak bisa bareng saat melompat.
Dan akhirnya mereka pun terjatuh. Para penonton terus bersorak dan memberi semangat. Sesekali gelak tawa pecah saat melihat ada peserta yang terjatuh. Perlombaan ini pun akhirnya dimenangkan oleh pasangan Jokowi dan Prabowo.
Salah seorang peserta, Wismo Nugroho (58) mengaku begitu antusias saat mengikuti lomba.
"Ini perlombaan yang sangat meriah. Tadi saya memakai topengnya pak Jokowi dan tandem dengan Prabowo, akhirnya menang," katanya.
Baca Juga: Rekomendasi Tujuhbelasan, Lomba Balap Karung Bocah Ini Bikin Ngakak
Seorang pengunjung, Siti Salma (48) mengaku cukup terhibur dengan perlombaan ini. Dia berharap perlombaan ini menjadi kenyataan bersatunya para tokoh nasional.
"Kalau semua tokoh nasional bisa bersatu seperti ini kan jadinya cukup menenangkan. Tidak seperti sebelumnya yang seakan terbelah. Harapannya ini juga bisa menjadi kenyataan," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas