SuaraJawaTengah.id - Wafatnya ulama kharismatik Maimoen Zubair atau akrab dikenal Mbah Moen menimbulkan duka dan rasa kehilangan mendalam bagi banyak pihak. Termasuk Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Attaujieh Al Islamy Dusun Leler Desa Randegan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Zuhrul Anam yang akrab disapa Gus Anam.
Kepada Suara.com, menantu Mbah Moen ini menceritakan pertemuan yang cukup berkesan, sesaat sebelum Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berangkat menunaikan ibadah haji.
Gus Anam bahkan tidak menyangka, pertemuan yang digunakan bersungkem tersebut menjadi pertemuan terakhir.
“Terakhir 26 Juli lalu, mengantar beliau di Bandara Semarang,” kata Gus Anam, memberi jawaban pertanyaan Suara.com melalui WhatsApp, Selasa (6/8/2019) sore.
Gus Anam lantas bercerita mengenai banyak hal yang masih dan akan selalu dikenang dari sosok Mbah Moen. Satu di antaranya, Mbah Moen itu memiliki kepasrahan tinggi akan ketentuan Allah Swt, sekalipun teramat pahit.
“Keluasan ilmunya dan ketajaman nalarnya dalam membaca dan memahami kitab. Kemudian kecintaannya yang luar biasa terhadap Rasulullah,” tutur Gus Anam lagi.
Tidak hanya kepada Sang Pencipta, Mbah Moen juga memiliki perhatian tinggi terhadap lingkungan dan sesama manusia.
“Beliau memiliki kepekaan tinggi untuk menenangkan dan menjaga perasaan siapapun agar jangan tersakiti,” tutur Gus Anam.
Sementara itu, saat ditanya amanat yang bermakna dari Mbah Moen, Gus Anam menghitung banyak. Namun, ada satu hal yang ke depan akan selalu berusaha untuk terus dijalankan olehnya.
Baca Juga: Ini Alasan Keluarga Memakamkan Mbah Moen di Mekkah
“(Amanat dari Mbah Moen) Untuk tidak meninggalkan 'ngaji',” pungkas Gus Anam.
Untuk diketahui, pada Selasa (6/8/2019) sore, Gus Anam bersama keluarga besar Ponpes Attaujieh Al Islamy dalam perjalanan ke rumah duka Mbah Moen di Sarang, Rembang.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!
-
Densus 88 Ungkap Game Online Jadi Jalur Baru Perekrutan Radikalisme di Jateng
-
Ahmad Luthfi Canangkan Sensus Ekonomi 2026: Data Akurat Jadi Basis Pembangunan Jateng
-
Ke Bandara Ahmad Yani Semarang Lebih Tenang dengan Grab Advance Booking
-
Beli Mobil Listrik di Jateng Masih Bebas Pajak, Pemprov Kejar Mobilitas Ramah Lingkungan