SuaraJawaTengah.id - Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin berharap Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berjalan lebih baik di periode kedua. Lantaran itu, Din mengingatkan perlunya pembantu dalam pemerintahan atau menteri yang memiliki kinerja yang baik.
Lebih lanjut, Din menyampaikan, jangan sampai pemerintahan justru tersandera partai politik. Sehingga, jalannya roda pemerintahan tidak bisa seperti yang diinginkan oleh rakyat Indonesia.
"Kami berharap, pemerintahan baru bisa membentuk kabinet yang berkeahlian dan profesional. Tetapi, jika akhirnya pemerintah mengakomodasi masing-masing (parpol) minta sekian (kursi), saya membayangkan kinerja pemerintah akan tersandera oleh kepentingan parpol," katanya usai menjadi pembicara dalam pembukaan Masa Taaruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Solo, Rabu (14/8/2019).
Jika kondisi tersebut terjadi, Din menambahkan, maka akan membuat kinerja pemerintahan tidak akan baik. Din juga mengatakan, dengan kondisi saat ini menuntut pemerintahan untuk bekerja lebih baik.
"Untuk pemerintahan ini, harus ada kinerja terbaik. Ini perlu didukung pembantu punya kemampuan, integritas yang bersifat melayani sebagai public server," tambahnya
Hanya saja, menurutnya yang terjadi saat ini justru banyak menteri yang tidak bekerja dan mengabdi untuk rakyat. Melainkan lebih pada kepada partainya. Sehingga, dalam setiap kinerjanya kepentingan partai tidak akan hilang.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!
-
Biadab! Cuma Gara-gara Ogah Mandi, Paman di Semarang Nekat Bakar Keponakan Pakai Bensin
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT
-
Misi Singkat Kas Hartadi: Ditunjuk Jadi Pelatih PSIS Semarang Hanya untuk 2 Laga Krusial!