SuaraJawaTengah.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kehilangan dua sertifikat tanah yang ada di Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.
Kabar kehilangan itu diketahui setelah Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Solo mengumumkan kehilangan tersebut melalui satu media cetak di Kota Solo. Dua sertifikat yang hilang tersebut atas dua bidang tanah dengan luas 365 meter persegi dan 716 meter persegi.
Hal itu dibenarkan Kepala BPN Solo Sunu Duto Widjomarmo. Menurutnya, pengumuman itu memang sudah sesuai dengan prosedur yang ada ketika pemilik lahan hendak memohon sertifikat pengganti karena hilang.
"Sebagaimana prosedur yang ada, ketika ada yang memohon sertifikat pengganti maka harus membuat pemberitahuan terbuka kepada publik. Dan pemberitahuan itu dilakukan melalui media masa," katanya kepada Suara.com, Kamis (29/8/2019).
Sunu menambahkan, itu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan tidak ada warga yang dirugikan, ketika nantinya BPN menerbitkan sertifikat pengganti terhadap tanah tersebut.
"Jadi agar tidak ada yang merasa dirugikan. Tapi nanti jika ada yang merasa dirugikan, silakan mengajukan keberatan kepada kami. Kami berikan waktu selambatnya 30 hari sejak pengumuman itu terbit," ucapnya.
Dalam penerbitan sertifikat pengganti ini, Sunu menyampaikan, pihaknya tetap memperlakukan sama bagi setiap warga. Meskipun yang mengajukan adalah dari seorang presiden.
"Jadi memang prosedurnya seperti itu, jadi harus diikuti oleh semua warga negara," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Blusukan di Purworejo, Presiden Jokowi Bagi-bagi 3.800 Sertifikat Tanah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Bukan LCGC! Ini 3 MPV Bekas Rp80 Jutaan Paling Nyaman dan Irit BBM, Dijamin Senyap di Tol
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo