SuaraJawaTengah.id - Puluhan personel gabungan dari anggota TNI, Polres Boyolali dan relawan dikerahkan untuk memantau lokasi kebakaran di Puncak Gunung Merbabu Kecamatan Selo pada Jumat (13/9/2019).
Puluhan personel anggota Polres Boyolali yang dipimpin langsung Kepala Polres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dan Waka Polres Kompol Donny Eko L langsung mendekati lokasi kebakaran di Posko 3 wilayah Selo bergabung dengan para relawan.
Menurut Kapolres Boyolali Kusumo Wayu Bintoro peristiwa kebakaran di lereng Merbabu berawal wilayah Magelanng pada Rabu (11/9/2019) malam, dan meluas hingga Jumat pagi sudah memasuki wilayah Kecamatan Selo Boyolali.
"Kami menurun sebanyak 82 personel bergabung dengan TNI, SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), elemen masyarakat serta para relawan mencoba naik ke lokasi mendekati kebakaran. Api sudah merambat cukup jauh di sekitar basecamp tiga jalur pendakian Selo," katanya seperti dilansir Antara.
Menurut Bintoro, pihaknya bisa melihat jelas lokasi kebakaran dari Pos dua. Pihaknya mendapat informasi kebakaran hutan di wilayah Selo Boyolali sudah mencapai sekitar 42,6 hektare, jika ditambah di wilayah Magelang kemungkina bisa ratusan hektare.
"Kami juga terkendala oleh medan yang sulit dan waktu mulai malam, kemudian pasukan turun kembali ke Posko di Polsek Selo. Kami juga membuka Posko di Polsek Selo untuk para relawan yang membantu memadamkan api," katanya.
Menurut Kapolres kondisi api sekarang masih belkum bisa dipadamkan di wilayah kebakaran. Pihaknya juga masih melakukan koordinasi BPBD Boyolali, dan Badan SAR rencana dilakukan pemadaman dari udara water booming dari Jakarta.
"Kami memang kendalanya medan sulit dari bawah ke lokasi Pos 2 saja membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam berjalan kaki," katanya. (Antara)
Baca Juga: Ada Titik Api, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Ditutup
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama