SuaraJawaTengah.id - Aksi ribuan mahasiswa di depan gedung DPRD kota Solo semakin memanas. Para mahasiswa oun mencoba merangsek masuk ke gedung DPRD.
Mahasiswa merusak kawat berduri yang sebelumnya sudah dipasang tepat di depan pintu masuk gedung DPRD. Tetapi, belum sempat masuk aksi mahasiswa langsung dihalangi oleh anggota polisi dan TNI yang sudah bersiaga di depan gerbang masuk.
Akhirnya para mahasiswa kembali tertahan di depan pintu masuk. Mahasiswa bersikeras untuk bisa masuk ke gedung DPRD. Tetapi, permintaan para mahasiswa ditolak oleh aparat keamanan.
Kapolres Solo AKBP Andy Rifai menyampaikan kepada mahasiswa agar bisa mengirimkan perwakilannya untuk masuk ke gedung DPRD. Mengingat, kapasitas gedung tidak mampu menampung seluruh mahasiswa.
"Silakan mengirim perwakilannya untuk bertemu dengan anggota dewan. Karena kalau mau masuk semua, gedung DPRD tidak cukup," katanya kepada para mahasiswa.
Tetapi, tawaran itu langsung ditolak oleh para mahasiswa. Bahkan mahasiswa meminta agar mobil komando yang digunakan untuk orasi diperbolehkan masuk.
Tetapi, permintaan mahasiswa ini ditolak oleh petugas. Selain Kapolresta, salah satu anggota dewan Sugeng Riyanto juga sudah siap untuk menyambut mahasiswa. Tetapi, tidak semua mahasiswa bisa masuk.
"Kami akan menerima semuanya, silakan masuk. Tapi perwakilan," kata Sugeng menggunakan pengeras suara. Tetapi, tawaran itu juga ditolak oleh mahasiswa.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Banyak Grafiti Protes DPR Tolol, Polisi: Kelompok Anarko Sudah Main
Berita Terkait
-
Banyak Grafiti Protes DPR Tolol, Polisi: Kelompok Anarko Sudah Main
-
Tuding Ada Penyusup, Polri: Mahasiswa Nanti Didesain Jadi Martir
-
Aksi Mahasiswa di DPRD Sumsel Bentrok, 1 Mahasiswa Kepalanya Bocor
-
Aksi Mahasiswa Tolak RKUHP di Bandung, Ada Tim Khusus Siap Turun Jika Rusuh
-
Aksi di Banten, Mahasiswa Blokade Jalan dan Bakar Ban
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama