SuaraJawaTengah.id - Seorang warga berinisial S (78) asal Ngadirojo, Wonogiri, Jawat Tengah ditemukan tewas mengenaskan di kandang sapi dekat rumahnya, Selasa (8/10/2019). Mayat lelaki renta itu ditemukan diduga bunih diri dengan kondisi leher terikat seutas tali.
Mayat S kali pertama ditemukan salah satu anggota keluarganya. S biasanya selalu ada di dalam rumah. Sepulang dari pasar sekitar pukul 10.30 WIB, salah satu anggota keluarga S tidak melihatnya di rumah.
"S ditemukan meninggal dunia di kandang sapinya,” kata Kasubbag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, seperti dikutip dari Solopos.com-jaringan Suara.com, Rabu (9/10/2019).
Melihat hal itu, anggota keluarga itu lalu histeris dan berteriak meminta tolong kepada tetangganya. Kejadian itu juga dilaporkan ke Polsek Ngadirojo.
Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Ngadirojo menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Berita Terkait
-
Cemburu Kekasihnya Masih Berhubungan Dengan Eks Suami, SW Pilih Bunuh Diri
-
Perkara Cinta Segitiga di Indekos, Motif Jimi Dibunuh Rekan Sendiri
-
Dokter Jiwa Usul Percobaan Bunuh Diri Ditanggung BPJS, Ini Alasannya
-
Kebelet Ingin Buang Hajat, Asnawi Malah Temukan Mayat Bayi dalam Goodie Bag
-
Belum 24 Jam, Pembunuh Jimi Dibekuk saat Makan Nasi Uduk Bareng Cewek
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Ratusan Guru di DIY Dilatih AI untuk Pangkas Beban Administrasi
-
Ke China Makin Praktis, QRIS Cross Border BRImo Kini Bisa Dipakai di Merchant Lokal
-
BRI Raih Global Private Banking Innovation Awards 2026, Cermin Pentingnya Wealth Management
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis