SuaraJawaTengah.id - Setelah tiga kali mengikuti pemilihan calon kepala desa, seorang petani yang juga agen tiket bus, Sugeng (54), akhirnya mampu mengalahkan petahana dalam Pilkades Kebonagung, 25 September 2019 lalu. Sugeng merupakan warga di Godo Kidul RT 001/RW 003, Kebonagung, Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah.
Saat Pilkades lalu, Sugeng menumbangkan cakades petahana yang masih berpengaruh di desanya bernama Bagio Suranto dan cakades muka baru lainnya, Agus Triyono. Sugeng meraup 833 suara, Agus 332 suara, dan Bagio 568 suara.
Saat dijumpai Solopos.com - jaringan Suara.com, Sugeng mengaku dapat memenangi kontestasi setelah melalui tantangan sangat berat, baik dari internal maupun eksternal.
Dua kali pilkades sebelumnya, Sugeng yang sudah kurang lebih 30 tahun menjadi agen tiket bus antarkota antar provinsi (AKAP) di Terminal Sidoharjo kalah. Hal itu membuat istri dan anaknya yang sudah dewasa malu.
Istri Sugeng, Marti, mengaku berat memberi restu karena tak memiliki dana memadai. Meski begitu, Marti akhirnya memberi izin, tetapi dengan sejumlah syarat yang membuat Sugeng sangat bingung.
Marti meminta Sugeng kembali ke kampung halamannya di Dusun Sumberejo, Sidoharjo, jika dia kalah lagi dalam Pilkades. Itu artinya Marti meminta pisah karena merasa malu. Marti meminta syarat seperti itu karena akan sangat malu apabila Sugeng kembali kalah untuk kali ketiga.
“Saya juga meminta dia mencari dana sendiri dan melarangnya menjual sawah. Kami ini orang enggak punya, tapi alhamdulillah ada saja yang membantu kayu bakar dan singkong untuk suguhan warga yang berkumpul,” ucap Marti, di rumahnya, Selasa (8/10/2019).
Syarat berat dari sang istri tak menggerogoti niat Sugeng, karena dia sangat yakin pilkades tahun ini bisa menang.
Niat pria yang juga nyambi menjadi makelar batu bata dan sepeda motor itu begitu teguh setelah mendapat pertanda bernuansa mistis selama 35 hari melakoni Salat Tahajud pada sepertiga malam setiap hari sebelum memutuskan nyalon lagi.
Baca Juga: Pasutri Ini Bersaing di Pilkades, Poster Visi Misi Sang Istri Bikin Ngakak
Mimpi Aneh
Sugeng mengaku empat kali bermimpi aneh, yakni didatangi tiga bidadari, bertemu cakades petahana mengenakan celana panjang yang diliting, mengalahkan harimau yang mengamuk, dan dikelilingi tiga perempuan cantik tetapi dia tak tergoda.
Setelah menyelesaikan tirakat tersebut, Sugeng mengaku menanyakan arti mimpinya kepada paranormal di Pacitan, Jawa Timur.
Berdasarakan keterangan paranormal tersebut, didatangi bidadari itu artinya mendapat wahyu, bertemu petahana yang celananya dilinting bermakna petahana sudah semeleh, mengalahkan harimau berarti merobohkan penguasa, dan dikelilingi wanita cantik itu artinya ada banyak godaan tapi akhirnya saya bisa tak tergoda.
"Itu pertanda bagus. Setelah itu saya sangat yakin, apa pun rintangannya tidak saya gubris. Banyak orang meremehkan saya. Menurut mereka saya enggak bakal bisa menang karena miskin, hanya seorang penjual tiket bus,” ulas Sugeng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, BRI Ungkap Strategi Jitu Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN
-
KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati Sudewo, Kasus Korupsi Makin Terkuak!
-
Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya