SuaraJawaTengah.id - Video viral yang menampilkan seorang bocah yang sengaja mematikan lampu penerangan jalan umum (JPU) di jembatan layang Palur Kabupaten Karanganyar membuat warganet kesal.
Lantaran aksinya tersebut, sebagian lampu yang sebelumnya menyala tiba-tiba mati dan tentu saja membahayakan pengguna jalan di jembatan layang.
Aksi tersebut kemudian diunggah dalam akun Instagram @visitsurakarta pada Kamis (5/12/2019). Pada awal video tersebut terlihat seorang bocah sedang mengutak-atik kabel di salah satu lampu penerangan.
Tak lama kemudian, lampu mati dan terdengar suara tawa dari perekam video tersebut. Namun, dia meminta temannya untuk menyalakan lampu penerangan tersebut kembali.
Baca Juga: Viral Truk Polisi Masuk Jalur Busway, Warganet: No Comment Ah Takut Diciduk
Dalam unggahan akun Instagram @visitsurakarta tertulis kalimat bernada kesal dari pengelola akun tersebut.
"Enek sing kenal cah iki?? Tulung diandani kuwi ra nggo gojegan. [Ada yang tahu bocah ini? Tolong kasih tahu itu tidak untuk bercandaan]," tulis pengelola akun @visitsurakarta.
Video tersebut juga dikomentari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo yang menyatakan lampu penerangan tersebut memiliki peran penting untuk keselamatan jalan. Karena itu, Dishub Kota Solo meminta Dishub Kabupaten Karanganyar untuk menindaklanjuti video tersebut.
"Monggo sesuai lokasi berada di wilayah hukum Karanganyar. Mungkin @dishubpkp_karanganyar bisa menindaklanjutil, karena Lampu PJU sangat vital untuk keselamatan jalan," ungkap pengelola akun @dishubsurakarta.
Selain dari Dishub Solo, banyak warganet yang mengecam aksi bocah tersebut.Netizen pengguna akun @agus.budiyanto.77 justru mengaku heran dan bertanya-tanya tujuan bocah tersebut melakukan itu.
Baca Juga: Berboncengan Tanpa Helm Naik Grabwheels di Jalan Raya, Video ABG Ini Viral
"Karepe pie yo bocah kui...opo ora mudeng nek bahaya, mugo2 wae keciduk, nek misale ora keciduk yo mugo2 sadar, nek misale dibaleni neh yo mugo2 wae gen kesetrum ambyar m***r. (Apa tujuan bocah itu, apa tidak paham kalau bahaya. Semoga saja ketangkap. Kalau misalnya tidak tertangkap, ya semoga sadar. kalau misalnya diulangi lagi ya biar kesetrum)," tulis akun tersebut dalam kolom komentar.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak II Tidak Direkomendasikan untuk Pemudik, Polisi Ungkap Kondisi Memprihatinkan
-
Meta Garap Fitur Baru yang Bisa Menautkan Akun Medsos ke WhatsApp
-
Bunga Zainal Murka Gegara Tersangka Penipuan Rp15 Miliar Belum Juga Ditahan: Pelakunya Sakit?
-
Kapolri Instruksikan Pejabat Polri Bikin Akun Medsos Respons Aduan Warga Online, Sahroni: Saya Dukung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Bakal Dibatasi Bikin Akun Medsos? Ini Kata Menteri Komdigi
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Jangan Paksakan ke Rest Area saat Arus Balik, Ini Tips Istirahat Aman dan Nyaman dari Kapolri
-
Tak Hanya THR, Desa Wunut Tunjukkan Kepedulian Nyata Lewat Jaminan Sosial
-
Nikmati Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan dari Berbagai Daerah Ramaikan Saloka Theme Park
-
Viral Tarian Bagi-bagi THR Diduga Tarian Yahudi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Kenapa Banyak yang Menikah di Bulan Syawal? Ini Jawabannya