SuaraJawaTengah.id - Terjangan angin kencang yang terjadi di Klaten pada Rabu (11/12/2019), menyebabkan satu bocah berusia enam tahun meninggal dunia karena tertimpa pohon. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.55 WIB.
Dari data yang disampaikan BPBD Klaten kepada Solopos.com-jaringan Suara.com, sebanyak lima kecamatan terdampak bencana tersebut dan membuat puluhan pohon tumbang tumbang menutup akses jalan dan menimpa beberapa rumah. Selain itu, atap rumah warga juga rusak ringan karena tersapu angin.
Tak hanya itu, BPBD juga melaporkan, seorang bocah berusia enam tahun bernama Alifa Azahra Awinda Putri, warga Kecamatan Karanganom, meninggal dunia. Alifa menjadi salah satu korban yang tertimpa pohon di Jalan Troso Karanganom Klaten. Selain itu, tiga orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut, dua di antaranya merupakan ayah dan ibu Alifa, Sahawi (31) dan Tri Sundari (36).
Kepala Desa Jungkare Wahid Muhsin, mengonfirmasi warganya meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Muhsin menyebut jenazah Alifa akan dimakamkan hari ini di Makam Daleman.
Selain di Karanganom, angin kencang juga melanda wilayah klaten lainnya seperti Jatinom, Klaten Utara, Trucuk, Delanggu, dan Polanharjo.
Dari bencana ini terdapat satu orang meninggal dunia, satu orang luka sedang, dan enam orang luka ringan. Selain itu terdapat satu bangunan rusak berat.
Berita Terkait
-
Lagi, Pohon Tumbang Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Sleman
-
Sleman Hujan Lebat Disertai Angin, Warganet Mengeluh Mati Listrik Lagi
-
Angin Kencang, Kaca Skybridge Terminal Tirtonadi-Stasiun Solobalapan Pecah
-
Angin Kencang Rusak Wisata Puncak Sosok saat Pengelola Terima Penghargaan
-
Hujan dan Angin Kencang Landa Kediri, Satu Mahasiswa Tewas Tertimpa Pohon
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global
-
10 Fakta Gunung Slamet yang Mengerikan, Penyebab Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan Hilang Misterius
-
Fakta-fakta Mengejutkan Reza Pahlavi, Sosok yang Ingin Gulingkan Rezim Iran