SuaraJawaTengah.id - Masjid At Taqwa di Perum Griya Adi Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah sempat diteror puluhan anak ular kobra pada Selasa (17/12/2019) lalu.
Kemunculan puluhan ular kobra ini, membuat masyarakat berbondong-bondong datang ke masjid untuk menangkap binatang berbisa tersebut.
Ketua RT 001, RW 027, Perum Griya Adi Desa Palur, Amin Wahyu Setyadi seperti dikutip dari Solopos.com--jaringan-- Suara.com, Kamis (19/12/2019) menyampaikan, ular kobra kali pertama ditemukan saat jemaah masjid At Taqwa hendak melaksanakan Salat Asar
Saat itu, kata Amin, ular kobra berukuran kecil mendadak muncul ketika sang imam membuka sajadah. Sontak jemaah yang mengetahui langsung memburu ular tersebut.
"Satu ular kobra yang ditemukan langsung dibunuh oleh warga. Kemudian saat membersihkan karpet ditemukan lagi dua ular di setiap gulungan karpet," kata dia kepada Solopos.com.
Total ada enam ekor ular jenis kobra yang berhasil ditangkap dan dibunuh oleh warga. Teror ular tak lantas berhenti di situ.
Dia menuturkan setiap hendak salat, jemaah menemukan lagi ular dengan jenis yang sama. Merasa diteror ular kobra, warga akhirnya meminta bantuan komunitas pencinta hewan Exotic Animal Lovers (Exalos) Indonesia wilayah Soloraya.
"Hampir sepekan warga diteror ular kobra sampai akhirnya kami meminta bantuan komunitas pencinta ular," kata dia.
Pembina Exolus Indonesia wilayah Soloraya Janu Wahyu Widodo mengatakan berhasil menemukan puluhan anak ular kobra di lingkungan masjid At Taqwa. Sarang anak ular kobra ini berada di bagian mesin pompa air di gudang dekat mimbar imam.
Baca Juga: Bermula dari Suara Ciap-ciap Anak Ayam, Risma Dicatuk Ular Kobra
"Saya langsung meminta takmir masjid menutup bagian lubang di gudang tempat penyimpanan karpet masjid. Di sana ditemukan puluhan anakan ular kobra yang usianya masih belasan hari," katanya.
Puluhan anak ular kobra ini kemudian diamankan. Setidaknya ada 46 ekor ular kobra yang berhasil ditangkap.
Di antaranya 23 ekor anakan ular kobra di Masjid At Taqwa, sembilan ular kobra di RS Orthopedi, satu ular kobra di Desa Laban, satu ular kobra di salah satu apotik di Solo Baru dan tujuh ular di salah satu rumah di wilayah Grogol.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai teror ular selama penghujan ini. Warga diminta meningkatkan kebersihan lingkungan dengan tidak menumpuk barang-barang bekas.
"Jika menemukan ular diharapkan hubungi kami untuk dilakukan evakuasi," katanya.
Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo Margono mengatakan sejak Januari-Desember 2019 sudah menangkap puluhan ekor ular di berbagai tempat di Sukoharjo. Namun, dia mengatakan ular yang ditemukan petugas mayoritas berjenis piton.
Berita Terkait
-
Lagi Asyik Indehoi di Kamar Indekos, Empat Pasangan Digerebek Satpol PP
-
Bermula dari Suara Ciap-ciap Anak Ayam, Risma Dicatuk Ular Kobra
-
Ular Kobra Teror Jakarta, Pemerhati Reptil: karena Pembangunan Masif
-
Heboh Teror Ular Kobra, Intip Lagi saat Angela Lee Minum Darah Ular
-
Viral Ular Kobra Berkeliaran, Ketahui Gejala dan Tanda Gigitan Ular Berbisa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat