Tidak ada hal istimewa selama ia puluhan tahun hidup bersama ular, justru kenangan yang tidak bisa dilupakan terjadi pada anaknya yang saat ini berusia delapam tahun.
"Dulu Kirei (anak Indra) saat masih berusia dua tahun terlalu cinta dengan king kobra. Nangisnya baru mau berhenti ketika sudah masuk ke kandang king kobra. Kalau dimasukkan ke kandang ular lain dia masih tetap menangis, tapi tetap dalam pengawasan saya," katanya.
Saat ditanya mengenai fenomena kemunculan ular kobra yang saat ini marak di kawasan permukiman warga, Bunda Iin mengatakan kejadian itu sebenarnya hal yang wajar.
"Ya itu sebenarnya wajar saja, karena memang lagi musimnya berkembang biak. Tahun-tahun sebelumnya juga sama. Cuman entah kenapa tahun ini jadi heboh sekali," katanya.
Menurutnya ketika ular bertelur, sang induk akan meninggalkannya. Kemudian ketika menetas akan keluar dan mencari makan sendiri. Mungkin kebetulan saja hingga ada bibit ular yang masuk mencari makan hingga ke dalam rumah warga.
Meski bergitu, dia membagi tips kepada masyarakat yang kebetulan sekitar rumahnya ada ular, baik itu jenis kobra maupun lainnya.
"Mitos yang beredar kan ular takut sama garam. Sebenarnya itu salah dengan menabur garam di sekitar rumah, tidak akan berpengaruh apa-apa. Kalau mau mengantisipasi malah harusnya dengan menabur bubuk karbit. Karena baunya yang menyengat. Ular tidak suka bau menyengat."
Dia juga menyarankan, ketika berpapasan dengan ular sebaiknya warga tidak panik dan takut.
"Ketika menjumpai ular langkah harus diambil jangan panik. Ular akan bereaksi ketika ada gerakan mendadak. Ambil sapu atau kayu yang ada, pastikan yang diamankan dahulu adalah kepalanya. Kalau sudah dirasa membahayakan bagi orang itu dibunuh saja daripada mati konyol."
Baca Juga: Pimpin Salat, Imam Masjid Syok Ada Ular Kobra di Balik Sajadah
Pun saat tergigit ular, Bunda Iin yang sudah beberapa kali terpatuk ular berbisa menyarankan agar jangan bergerak berlebihan.
"Jika sudah terlanjur digigit, jangan banyak bergerak di bagian yang terkena gigitan. Langsung bawa saja ke dokter. Kita masih punya waktu untuk bisa selamat dari bisa ular," katanya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK
-
BRI Semarang Pattimura Dukung Program Serambi BI: Fasilitasi Penukaran Uang Baru di Pasar Modern BSB
-
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Rombongan Pejabat Dibawa KPK ke Jakarta Naik Kereta
-
BRI Gandeng Yakult Lady: Digitalisasi Transaksi UMKM dan Dukungan Kesejahteraan Melalui QRIS
-
BRI Siaga Lebaran 2026: Kantor Cabang, BRImo, hingga Agen BRILink Siap Layani Nasabah