SuaraJawaTengah.id - Seorang wanita bernama Dasih Tri Handayani (46) disiram cairan diduga air keras yang mengakibatkan kulit wajah, leher dan tangan kirinya melepuh. Bahkan, cairan yang disiramkan pelaku misterius membuat rambut korban rontok.
Aksi penyiraman cairan berwarna cokelat itu terjadi saat warga Dukuh Mojoasri RT 002, RW 007 Desa Sawahan, Ngemplak, Boyolali mengantar anaknya dan cucunya ke Sekolah Dasar Negeri 3 Pandeyan pada Kamis (12/12/2019) lalu.
Dikutip dari Solopos.com--jaringan--Suara.com, Sabtu (21/12/2019), Dasih awalnya mengantar kedua bocah itu naik sepeda motor ke sekolah yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah. Lantaran dekat, Dasih tak pernah memakai helm. Dia hanya menguncir rambut sebahunya dan mengenakan daster. Motor Dasih datang dari arah barat di depan gerbang sekolah.
Setelah menengok ke arah gerbang sambil mengisyaratkan pamitan pada anak dan cucunya, Dasih langsung memutar ke arah kanan menuju jalan pulang. Saat itu setang motor Yamaha Mio berwarna merah yang dikendarainya sudah dalam posisi ke arah kanan.
Dasih masih menolehkan sebelah wajahnya saat orang tak dikenal menyiramkan cairan kecoklatan dari dalam botol. Kejadian itu berlangsung cepat hingga Dasih tak menyadarinya.
Dia juga tak sempat melihat secara cermat pengendara motor tersebut. Akibatnya sebagian leher sisi kiri dan tangan kiri Dasih basah. Awalnya Dasih tak merasakan apa pun.
Kemudian kulitnya berangsur-angsur kepanasan, daster sobek di bagian yang terkena siraman air, serta sebagai rambutnya rontok.
Dasih sempat meminta penjaga sekolah untuk mencarikannya air dari kamar mandi untuk dioleskan ke bagian yang tersiram air tadi, namun air itu tak memberi efek apa pun. Dasih pun pulang dan segera diantarkan kerabatnya ke RSUD Ngipang, Banjarsari, Solo.
"Saat itu untung saya belum belok sepenuhnya, kalau sudah bisa jadi seluruh muka kena,” ujar Dasih.
Baca Juga: Aniaya Lelaki Stroke sambil Direkam, Tenyata Pelakunya Istri Kedua
Setelah diperiksakan, Dasih sempat dinyatakan baik-baik saja oleh dokter di RSUD Ngipang. Dia pun langsung diizinkan pulang ke rumah.
Dua hari setelahnya, Sabtu (14/12/2019) kulit yang terkena siraman cairan itu menghitam sampai melepuh. Dasih pun menjalani pemeriksaan lagi di RSUD Ngipang dan menjalani operasi pada Senin (16/12/2019).
“Sehari setelah operasi sudah diizinkan pulang, tetapi masih harus kontrol rutin,’ ujar dia.
Saat ini bekas operasi masih dalam masa pemulihan. Bagian tangan dan leher sisi kiri diperban.
"Dokter di [RSUD] Ngipang bilang cairan seperti ini [yang disiramkan ke wajah Dasih] biasanya hanya dimiliki tukang las atau penatah emas,” kata dia.
Ditanya soal terduga pelaku, Dasih enggan berkomentar. Dia tidak mau suuzon menuduh ada orang yang menaruh kedengkian terhadap dirinya.
Berita Terkait
-
Ketua KPK Firli soal Kasus Novel: Tanyakan Kapolri, Bukan Urusan Kita!
-
Polri Berharap Kasus Novel Baswedan Tuntas Tahun Ini
-
Tetangga Novel Baswedan Tantang Dewi Tanjung Adu Bukti di Pengadilan
-
Monumen Waktu Kasus Novel Jadi Hadiah Pelantikan Pimpinan KPK Baru
-
Curhat Teror Air Keras di Sidang PBB, Novel: Jangan Takut Jika Kita Benar
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat
-
Gubernur Luthfi Potong Jalur Tengkulak, Demi Amankan Harga Pangan dari Gejolak Global
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!