SuaraJawaTengah.id - Pemkab Sidoarjo saat ini sedang menyiapkan proses lelang 167 sepeda motor bebek bekas dinas kepala desa (kades) dan lurah yang dibiarkan mangkrak di parkiran gedung sekretariat daerah (setda) setempat.
Seratusan motor tersebut kini sudah tidak lagi digunakan sebagai motor dinas, usai kades dan lurah mendapat motor dinas baru berjenis matik, Yamaha NMax.
Kepala Bidang (Kabid) Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Sukoharjo Sujarwo mengatakan, sebelum dilelang akan dilakukan penghapusan aset.
"Bekas motor dinas kades dan lurah akan dilelang. Motor itu sudah tidak terpakai karena kades dan lurah sudah mendapat motor dinas baru Yamaha NMax," katanya seperti dilansir Solopos.com-jaringan Suara.com pada Selasa (14/1/2020).
Sujarwo mengemukakan, lelang akan dilaksanakan Pemkab Sukoharjo dengan melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Keterlibatan KPKNL dilakukan sesuai ketentuan berlaku dalam proses lelang.
Hingga saat ini, pemkab masih menunggu proses penghapusan aset selesai. Selain itu juga, masih menunggu proses kelengkapan surat kendaraan bermotor terpenuhi.
Meski begitu, dia mengemukakan di antara 167 unit motor itu, ada yang belum memenuhi kelengkapan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
"Kami juga akan mengecek kelengkapan nomor mesin dan nomor rangka sebelum dilakukan penghapusan aset," katanya.
Menurutnya kelengkapan itu penting sebagai syarat proses lelang kendaraan. Kendaraan yang akan dilelang harus jelas asal usulnya serta kelengkapan administrasinya.
Baca Juga: Pro-Kontra Mobil Dinas Jeep Rubicon, Bupati Karanganyar Panen Sindiran
“Penghapusan aset telah kami usulkan sejak akhir 2019 ke KPKNL Surakarta dan bekas motor dinas kades dan lurah akan dilelang. Jadi tinggal tunggu tanggalnya,” jelasnya.
Untuk diketahui, motor dinas kades dan lurah diganti dengan motor baru pada September 2019 lalu. Motor dinas baru untuk kades, lurah, dan camat berupa Yamaha NMax.
Sementara, Kades Grogol, Heri Putut mengatakan keberadaan kendaraan dinas baru membantu peningkatan kinerja dan pelayanan pemerintah desa ke masyarakat.
"Dengan kendaraan dinas baru akan menjadi inventarisasi desa dan sangat membantu kerja kepala desa dan pemerintah desa dalam pelayanan ke masyarakat," katanya.
Berita Terkait
-
Mewah dan Berkelas! Ini Wujud Mobil Dinas Pimpinan MPR-DPR-DPD
-
Bakal Jadikan Mobil Listrik Kendaraan Dinas, Anies Tunggu Harganya Murah
-
Mobil Dinas Bekas Wali Kota Jogja Dilelang, Tak Ada yang Minat Satu pun
-
Viral Video Mobil Berplat Nomor Dinas Polri Diberhentikan Petugas di Puncak
-
PNS Depok Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas dan Terima THR dari Swasta
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain
-
Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Pejabat Mengaku Patungan THR Forkopimda dari Uang Pribadi
-
Misteri Kematian Bos Konter HP Ambarawa, Ditemukan Luka di Kepala, Pelat Nomor Berlumur Darah
-
Hanya Bayar Enam Kali Angsuran, Debitur Bank Pollux Ini Divonis 2 Tahun Penjara
-
Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah