SuaraJawaTengah.id - Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun kini harus meringkuk di penjara pasca mengaku-ngaku sebagai Raja Keraton Agung Sejagat yang didirikan di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah.
Totok dan wanita bernama Fanni Aminadia yang diklaim sebagai Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja diciduk Polda Jateng karena terlibat penipuan dengan kedok mendirikan Keraton Agung Sejagat.
Setelah kasus penipuan ini terungkap, fakta-fakta baru terkait keberadaan kerajaan yang dipimpin Totok dan Fanni mulai bermunculan.
Kepala UPTD Objek Wisata Dieng Dinas Pariwisata Banjarnegara Aryadi Darwanto menyampaikan, Totok bersama pengikutnya sempat menggelar acara pengukuhan di Kompleks Candi Arjuna Dieng pada 2019 lalu.
"Pesertanya ada yang dari Klaten, Yogyakarta, dan Purworejo. Warga lokal sepertinya tidak ada," kata Aryadi, Rabu (15/1/2020).
Aryadi mengatakan, mereka mengawali prosesi itu dengan ritual pengambilan air suci di Tuk Bimalukar, Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo. Acara berlanjut kirab menuju Candi Arjuna Dieng dengan diiringi alunan musik.
Warga setempat turut menyaksikan kegiatan yang meriah itu.
Aryadi mengatakan, acara itu juga untuk memperingati masa kejayaan dinasti Sanjaya seribuan tahun silam. Mereka meyakini, masa keemasan itu akan diraih kembali.
Dalam acara pengukuhan itu, kata Aryadi, Totok dan pengikutnya menembangkan himne yang mereka ciptakan sendiri.
Baca Juga: Sempat Diarak Naik Kuda, Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Kini Ditahan
"Acaranya biasa sih, doa-doa gitu, terus pengukuhan, ada nyanyian himnenya juga isinya bagus," kata dia.
Aryadi mengatakan, acara itu digelar sehabis magrib sampai sekitar pukul 02.00 Wib dini hari. Aryadi mengaku sempat menyaksikan acara itu namun tak sampai selesai karena tak kuat dengan cuaca dingin di kawasan Dieng saat tengah malam.
"Saya juga heran mereka bisa kuat, itu pas turun salju," katanya.
Kotributor: Khoirul
Berita Terkait
-
Raja KAS dan Pengikutnya Sempat Gelar Penobatan di Candi Arjuna Dieng
-
Sempat Diarak Naik Kuda, Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Kini Ditahan
-
Sebelum Jadi Ratu Kerajaan Agung Sejagat, Fanni Sempat Buka Salon
-
Romo Benny: Keraton Agung Sejagat Hanya Mitos, Tak Masuk Akal
-
17 Saksi, Tetangga hingga Pengikut Ikut Diperiksa Kasus Keraton Palsu Totok
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain