SuaraJawaTengah.id - Raja Keraton Agung Sejagat Totok Santoso mengakui kerajaan yang dibuatnya fiktif. Bahkan, dia juga mengatakan janjinya kepada pengikut Keraton Agung Sejagat juga fiktif.
Untuk itu, ia meminta maaf kepada warga Purworejo dan sekitarnya karena telah memberi kabar palsu kepada masyarakat.
"Menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas apa yang telah dilakukannya selama ini," jelasnya dengan nada lirih di Markas Polda Jateng pada Selasa (21/1/2020).
Saat ini, Totok mengaku pasrah dengan proses hukum yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian. Ia telah mangakui kesalahannya. Pun pernyataan maaf tersebut juga mewakili permintaan maaf dari Fanni Aminadia.
"Saya menyesal, Saya tak mau berkimentar banyak soal ini," ujarnya.
Kuasa hukum Totok dan Fanni, Muhammad Sofyan mengatakan, kliennya tidak bisa memberikan keterangan banyak yang terkait materi pemeriksaan penyidik. Menurutnya, permintaan maaf dari Totok dan Fanni sudah cukup.
"Biarlah proses hukum yang bicara. Tadi Toto sudah minta maaf ke masyarakat, dan mengakui kesalahan dan penyesalan. Kalau yang berkait materi penyidikan, klien kami tak bisa menjawab," katanya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar Fitriana mengatakan, Keraton Agung Sejagat telah merekrut sekitar 450 warga yang menyebar di beberapa daerah di Jateng.
Totok dan Fanny diduga melakukan pelanggaran pada pasal 14 UU No 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang berakibat pada keguatan yang membuat onar.
Baca Juga: Ratusan Orang Diduga Tertipu Keraton Agung Sejagat, Sultan Angkat Bicara
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Ratusan Orang Diduga Tertipu Keraton Agung Sejagat, Sultan Angkat Bicara
-
Fanni Aminadia Akui Klaimnya Mendapat Wangsit Jadi Ratu KAS Bohongan
-
Raja Keraton Agung Sejagat Akui Pengakuan Dari PBB Cuma Tipu-tipu
-
Romo Benny: Kerajaan Utopis Muncul karena Ekonomi Sulit
-
Kerajaan Agung Sejagat, Cara Totok Menipu Masyarakat Setengah Feodal
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi untuk Perempuan Lebih Berdaya
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!