SuaraJawaTengah.id - Sukiyah, perempuan berusia sekitar 50 tahun dikabarkan tidak pernah mandi selama 27 tahun. Perempuan yang hidup sebatang kara itu tinggal di rumah kayu beralasan tanah dan tanpa penerangan di Dusun Karangombo, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Karena rambutnya yang gimbal kemudian menjadi sarang kecoak dan tikus. Kisahnya itu viral di media sosial.
Setelah videonya viral, datang seorang relawan bernama Ardian Kurniawan Santosa. Ia kemudian berkomunikasi dengan Sukiyah meski sempat kesulitan.
Ardian mengatakan, sebelum memasuki rumah Sukiyah, ia mengucapkan bismillahrohmannirohim agar apa yang dia kerjakan dapat berjalan lancar.
"Iya Ibu Sukiyah ini awalnya tidak mau berbicara dengan orang. Baru dengan saya ini dia mau berbicara," ujar Ardian kepada Suara.com, Selasa(28/1/2020).
Saat pertama memasuki rumahnya, Adian mengakui sempat merasa takut karena tidak ada lampu yang menerangi. Bahkan ruangan tempat Sukiyah tidur nampak kotor dan bau.
"Saat pertama takut, sorot matanya terlihat beda. Namun dengan niat yang tulus akhirnya saya beranikan diri," katanya.
Awalnya Ardian juga susah untuk berkomunikasi dengan Sukiyah.
Baca Juga: Marahi Relawan Banjir, Camat Ciledug Minta Maaf Lewat Video
Hampirselama 30 menit ia mencoba untuk terus berkomunikasi hingga akhirnya Sukiyah mau diajak bicara.
"Bu Sukiyah itu kalau ngobrol tahu apa yang ada di luar. Padahal dia kan tak pernah keluar rumah ya. Akhirnya yang saya lakukan saat itu hanya menyambung apa yang dia bicarakan hingga akhirnya Bu Sukiyah nyaman," katanya.
Kini, berkat kegigihan dan ketulusan Ardian, Sukiyah mau dipotong rambutnya. Bahkan, perempuan yang sudah bisa tersenyum itu mau meminta makanan kesukannya.
Suka Tahu dan Ikan Asin
Sukiyah saat ini sudah mau berbicara, kepada relawan yang merawatnya bahkan ia sempat meminta makanan kesukannya.
"Saat tadi bertemu dengan saya, Sukiyah request makan tahu dan ikan asin." jelas Ardian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang