SuaraJawaTengah.id - Turis asing asal China yang berwisata di kawasan Solo Raya dan Jogja dipulangkan melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo pada Rabu (29/1/2020) malam.
Sebanyak 174 wisatawan asal China tersebut pulang lantaran pihak Manajemen Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo memutuskan untuk menghentikan sementara rute penerbangan Kunming-Solo. Langkah tersebut untuk mengantisipasi tersebarnya Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, China.
Humas Bandara Internasional Adi Soemarmo Danardewi, mengatakan rute penerbangan carter tujuan wisata tersebut dioperasikan maskapai Citilink sepekan sekali. Seratusan turis asing asal China ini mendarat setiap Kamis pagi pada pekan sebelumnya.
“Iya dipulangkan. Ada sebanyak 174 penumpang [wisatawan asal China]. Mereka pulang malam ini,” ujarnya, seperti diberitakan Solopos.com-jaringan Suara.com pada Kamis (30/1/2020).
Turis asing tersebut pulang menggunakan maskapai Citilink pada Rabu malam pukul 18.45 WIB. Dengan menggunakan pesawat jenis Airbus A320-251N. Penerbangan tersebut dijadwalkan tiba di Kunming pada Kamis (30/1/2020) sekitar pukul 01.10 waktu setempat.
Dari pantauan Solopos.com, rombongan asal China tersebut tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo menggunakan sejumlah bus sekitar pukul 16.22 WIB. Mereka membawa troli berisi koper dan sejumlah oleh-oleh.
Saat berada di bandara, rata-rata wisatawan tersebut sudah menggunakan masker ketika akan masuk bandara melalui terminal keberangkatan. Selain wisatawan asal China, petugas pengecekan tiket dan identitas juga tampak mengenakan masker saat memeriksa rombongan itu.
General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman mengaku belum mengetahui waktu penerbangan Solo–Kunming akan kembali dibuka.
Untuk diketahui, jarak Kunming di Provinsi Yunnan dengan Kota Wuhan di Provinsi Hubei cukup jauh. Jaraknya mencapai 1.561 kilometer atau sekitar 19 jam 28 menit menggunakan kendaraan darat atau 2 jam 20 menit lewat penerbangan langsung.
Baca Juga: Mekanisme Pemulangan WNI dari Wuhan, Lelaki Rentan Terserang Virus Corona?
Berita Terkait
-
Mekanisme Pemulangan WNI dari Wuhan, Lelaki Rentan Terserang Virus Corona?
-
Rawat Pasien Virus Corona, 31 Petugas Medis Rela Memotong Rambut Panjangnya
-
Sebelum Dievakuasi, WNI di Wuhan Akan Jalani Pemeriksaan Berlapis
-
Kemlu Masih Pertimbangkan Keluarkan Travel Warning ke China
-
Kemenlu: Proses Evakuasi WNI dari Wuhan Tidak Mudah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun