SuaraJawaTengah.id - Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi Provinsi Jawa Tengah karena industri manufaktur dan ekspor di wilayah tersebut lebih tinggi dari nasional.
Namun, ia menyayangkan karena Gross Domestic Product (GDP) atau Produk Domestik Bruto (PDB) Jateng 60 persen pembelinya berasal dari luar Jateng.
"Saya apresiasi Jateng karena mempunyai kemampuan ekspor itu lebih tinggi dibanding nasional. Namun sayang banyak pembeli dari luar Jateng," jelasnya saat bertemu awak media di Kota Semarang pada Jumat (14/2/2020).
Untuk itu, ia menginginkan agar manufaktur dan industri yang ada di Jateng lebih ditingkatkan lagi agar roda perekonomian di Jateng meningkat. Tidak hanya sebatas itu, pemerintah pusat siap untuk membantu membangun Jateng.
“Seperti Kendal dan lainnya itu harus dibuat semacam percontohan bahwa itu kawasan industri yang bagus," katanya.
Ia menambahkan, sektor pariwisata dan jasa harus digencarkan oleh Pemerintah Jateng. Menurutnya, Jateng mempunyai banyak wisata menarik seperti Candi Birobudur yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar negeri.
"Pemerintah Jateng harus berfikir kreatif dan inovatif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," paparnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Baca Juga: DPR Nilai, Angka PDB Bukan Tolok Ukur Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkait
-
Politikus PDIP: Presiden Jokowi Harus Copot Menteri Keuangan Sri Mulyani
-
Negara Abai, Jerih Payah TKI Puluhan Triliun Hilang Sia-sia Tiap Tahun
-
Sri Mulyani soal Sistem Keuangan dan Kasus Asuransi
-
Tahun Ini, Sri Mulyani Gelontorkan Dana Kelurahan Rp 3 Triliun
-
Ekonomi Indonesia Tahun 2019 Suram, Sri Mulyani Berharap Tahun 2020 Cerah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Komitmen Dukung Olahraga, BRI Berpartisipasi Hadirkan Clash of Legends 2026
-
Transformasi BRI Buahkan Hasil, Kredit Commercial Melonjak Pesat di Tengah Persaingan
-
Ratusan Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Kunjungi Semen Gresik Pabrik Rembang
-
BRI Blora Gandeng Imigrasi, Sinergi Dukung Layanan Perbankan yang Modern
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode