SuaraJawaTengah.id - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, beberapa daerah di Jawa Tengah akan mengalami intensitas hujan ringan hingga hujan sedang pada Selasa (17/3/2020).
Petir dan angin kencang akan terjadi di Wilayah Pegunungan Tengah, Pantura barat-tengah dan sebagian Jateng selatan antara siang hingga malam hari.
Hujan ringan hingga sedang diprediksi akan membasahi beberapa daerah, di antaranya Semarang, Boyolali, Karanganyar, Magelang dan Salatiga. BMKG memprediksi lima kabupaten dan kota ini akan hujan di pagi hari.
Untuk Kota Semarang, hujan dengan intensitas hujan ringan akan terjadi di siang hingga malam hari. Sementara, suhu udara Kota Semarang akan mencapai 25-31 derajat Celsius dan kelembapan udara sekitar 65-95 persen.
Hujan intensitas sedang juga akan terjadi di Kabupaten Boyolali. BMKG memprediksi, hujan akan terjadi di siang hingga malam hari, dengan intensitas hujan sedang. Untuk suhu udara mencapai 25-30 derajat Celsius dan suhu udara mencapai 70-95 persen.
Hal yang sama akan terjadi di Kabupaten Karanganyar. BMKG memprediksi, Karanganyar akan hujan dengan intensitas hujan ringan pada siang hari. Sementara, pada malam hari akan terjadi hujan dengan intensitas sedang.
Untuk suhu udara di Kabupaten Karanganyar mencapai 25-30 derajat Celsius dan kelembapan udara sekitar 65-95 persen.
Wilayah selanjutnya yang akan terjadi hujan adalah Kabupaten Magelang. BMKG memprediksi hujan dengan intensitas hujan sedang akan turun pada siang hingga malam hari. Untuk suhu udara di Kabupaten Magelang mencapai 24-29 derajat Celsius dan kelembapan udara sekitar 75-95 persen.
Terakhir, hujan intensitas sedang diprediksi akan mengguyur Kabupaten Salatiga pada siang dan malam hari. Untuk suhu udara di Salatiga mencapai 24-29 derajat celsius dan kelembapan udara sekitar 75-95 persen.
Baca Juga: Tengah Dirawat, Menhub Budi Karya Sumadi Tak Asing Dunia Otomotif
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang,Iis Widya Harmoko berpesan agar masyarakat tetap waspada saat beraktivitas. Perubahan dapat berubah sewaktu-waktu.
"Cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Saya sarankan agar masyarakat tetap berhati-hati saat menjalankan aktivitas," ujarnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin