SuaraJawaTengah.id - Seorang perempuan tiba-tiba lemas dan meninggal di depan pintu musala SPBU Nglangon, Kampung Sarirejo RT 001/RW 002, Karangtengah, Sragen Kota, Senin (23/3/2020) siang.
Perempuan bernama Sukini (62), asal Kampung Bangak RT 002/RW 001, Kelurahan Sine, Sragen Kota, itu sudah meninggal dunia saat diperiksa. Dari keterangan keluarganya, Sukini memiliki riwayat sakit diabetes.
Dilansir Solopos.com (jaringan Suara.com), Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, mengatakan, seorang petugas kebersihan musala, Asep Kunia (42), melihat ketika Sukini tiba-tiba lemas dan ambruk di depan pintu musala.
Pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat, itu langsung mendatangi perempuan itu untuk memberi pertolongan. Namun, setelah dicek ternyata perempuan penderita diabetes itu telah meninggal dunia.
Baca Juga: Lagi 'Ngetem' di Masaran, Pengemudi Gojek di Sragen Tertembak Peluru Nyasar
“Setelah dicek ternyata perempuan itu sudah meninggal dunia," ujar Mashadi.
Atas kejadian itu, Asep langsung melaporkan kepada petugas keamanan SPBU, Harjanto Sumartono, warga Mojomulyo, Sragen Kulon. Mereka kemudian meminta pertolongan warga di sekitar SPBU.
Harjanto juga melapor kepada karyawan SPBU, Budi Hartono. Budi lah yang kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sragen Kota. Berdasarkan laporan Budi, Mashadi berkoordinasi dengan puskesmas dan Polres Sragen.
Mashadi bersama tim puskesmas dan Polres Sragen memeriksa kondisi perempuan lanjut usia (lansia) itu. Petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan atau penganiayaan pada jasad Sukini.
Mashadi mendapat informasi dari keluarga Sukini bahwa perempuan lansia itu merupakan penderita diabetes.
Baca Juga: Tendang Siswa hingga Tewas, Guru Silat di Sragen Divonis Bebas
“Mungkin korban lemas dan tidak segera mendapat penanganan medis sehingga meninggal dunia,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
-
Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak Dalam Toren di Tambora, Berawal dari Laporan Kehilangan
-
Mayatnya Diduga Disembunyikan di Toren Air, Polisi Kejar Terduga Pembunuh Ibu-Anak di Tambora
-
Geger Penemuan Mayat Ibu-Anak Dalam Toren di Tambora, Ada Luka di Bagian Kepala
-
Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara