SuaraJawaTengah.id - Sebuah bus Antar Kota antar Provinsi (AKAP) dari arah Jakarta mengalami kecelakaan di jalan nasional atau tepatnya di Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (24/4/2020) pagi. Bus yang mengangkut puluhan penumpang itu mulanya melaju dari arah barat atau Jakarta menuju Wonosobo Jawa Tengah.
Kasat Lantas Polres Banjarnegara AKP Roy Irawan mengatakan, sebelum kejadian, bus sempat melewati jalan yang menurun dan tikungan tajam ke arah jembatan. Pengemudi bus diduga kehilangan kendali sehingga kecelakaan terjadi.
"Bus jatuh ke sungai usai menabrak pembatas jalan,” ucapnya
Roy mengatakan, terdapat enam orang luka akibat peristiwa ini. Mereka sudah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Empat penumpang disebutnya hanya mengalami luka lecet sehingga dapat langsung pulang. Adapun dua orang lainnya, sopir dan penggantinya masih dirawat di RSUD Banjarnegara.
Satlantas saat ini masih melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan berusaha mengevakuasi kendaraan. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.
"Utamakan keselamatan dan selalu patuhi aturan dalam berlalu lintas,” katanya.
Warga Desa Prigi Rohmat mengatakan, bus bernama PO Debora itu bukan bus yang biasa melintas di jalan nasional Banjarnegara.
Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Meskipun, saat jatuh dan terguling di jurang, puluhan penumpang masih terjebak di dalamnya.
Tapi ia melihat kondisi sopir mengalami luka cukup serius di bagian muka yang terus dilarikan ke rumah sakit. Sejumlah penumpang mengalami luka ringan. Mereka yang tak mengalami luka serius melanjutkan perjalanan pulang masing-masing ke tempat tujuan.
Adapun kondisi bus terguling dan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.
Baca Juga: Ojol Ini Tetap Antar Makanan Sehabis Kecelakaan, Kisahnya Bikin Terenyuh
"Tadi evakuasi petugas dan warga. Pakai masker. Kondisi airnya juga lagi surut,"katanya.
Kontributor : Khoirul
Berita Terkait
-
Jam Operasional Bus AKAP Dibatasi saat PSBB
-
Luhut Minta Perantau Tak Mudik, Tapi Pelarangan Operasi Bus AKAP Ditolak
-
Jakarta Larang Bus AKAP dan AJAP Masuk, Disbub Razia Terminal Pulogebang
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Nasib Sopir Bus di Bekasi Saat Wabah Corona
-
Mau Lockdown, Jakarta Larang Masuk Bus AKAP dan AJAP
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei