SuaraJawaTengah.id - Kebun Binatang Semarang atau Semarang Zoo krisis. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pembiayaan untuk operasional Kebun Binatang Semarang atau Semarang Zoo diperkirakan hanya cukup untuk dua atau hingga tiga bulan ke depan akibat pandemi COVID-19.
Padahal ada biaya operasional yang harus terus dikeluarkan dari badan usaha milik Pemkot Semarang itu untuk memberi makan satwa.
"Pemasukan Semarang Zoo ini berasal dari tiket pengunjung, namun saat ini tidak ada pemasukan," kata wali kota yang akrab disapa Hendi tersebut di Semarang, Senin kemarin.
Menurut dia, pengelola Semarang Zoo telah menyampaikan untuk meminta izin menggunakan alokasi pendapatan 2019 untuk membiayai operasional kebun binatang. Dengan anggaran tersebut, kata dia, operasional Semarang Zoo bisa bertahan sekitar dua hingga tiga bulan ke depan.
"Setelah itu, pengelola harus lebih kreatif untuk menggandeng sponsor," katanya.
Wali kota mengemukakan koleksi satwa di Semarang Zoo sendiri mencapai 286 ekor. Sehingga pengelola membutuhkan 1,2 ton daging ayam dan 30 ton rumput setiap bulannya untuk pakan satwa. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Sinergi Fiskal dan Perbankan Diperkuat, BRI Siap Dorong Pembiayaan Sektor Produktif
-
Dana Transfer ke Daerah Dipangkas, Gus Yasin Pastikan Gaji ASN Jateng Tidak Terkendala
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah