- Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah mendesak pemerintah provinsi mengambil langkah darurat menyediakan air bersih di musim kemarau panjang.
- Kabupaten Cilacap mencatat 75 desa di 18 kecamatan mengalami kesulitan air bersih dan membutuhkan tambahan armada serta fasilitas distribusi.
- Sarif menekankan perlunya solusi permanen berupa pembangunan infrastruktur air untuk mengatasi krisis tahunan yang berdampak pada kesehatan dan sosial.
SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diminta untuk terus mengambil langkah-langkah darurat dan memastikan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi di tengah musim kemarau panjang ini.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan ukuran penting kehadiran negara, karena air merupakan hak dasar rakyat.
“Negara wajib memenuhi kebutuhan hak dasar warga, termasuk pemenuhan terhadap tersedianya air bersih," ungkap Sarif Abdillah.
Kakung, sapaan akrab Sarif mencontohkan, di salah satu daerah pemilihan (dapil) nya, yakni Kabupaten Cilacap, saat ini ada 75 desa yang tersebar di 18 kecamatan, kesulitan air bersih. Meski sudah ada tindakan dari pemerintah daerah (Pemda), kondisi ini harus terus mendapat perhatian.
"Kita berharap distribusi air harus dijamin berdasarkan kebutuhan minimum setiap warga, bukan semata-mata berdasarkan ketersediaan armada. Pemerintah provinsi bisa menambah mobil tangki, tandon, titik pengisian, personel, dan sumber pasokan apabila kapasitas daerah tidak mencukupi," sebut Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah ini.
Kakung juga mengingatkan, fasilitas-fasilitas umum harus masuk dalam urutan prioritas karena terhentinya akses air bisa menjadi masalah kesehatan, sanitasi, dan keselamatan masyarakat.
"Sekolah, Puskesmas, rumah ibadah, panti sosial, juga jangan sampai kehilangan pasokan," terang legislator dari dapil Banyumas dan Cilacap ini.
Krisis air bersih yang terus berulang setiap musim kemarau, kata Kakung, tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan rutin tahunan. Sebab air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan.
"Distribusi air bersih hanyalah solusi jangka pendek yang sifatnya darurat. Kita terus mendorong adanya terobosan besar untuk solusi permanen, seperti pembangunan dan penguatan infrastruktur air bersih, jaringan distribusi, embung, serta pengelolaan air yang berkelanjutan," beber Kakung.
Baca Juga: KAI Hentikan Pembongkaran Eks Stasiun Banjarnegara, Janji Kembalikan Pintu seperti Semula
Persoalan ini, tegasnya, tidak dapat dipandang sebagai masalah musiman semata, mengingat ketersediaan air berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi.
"Memang penanganan krisis air bersih membutuhkan kerja bersama berbagai pihak. Yang pasti, ini harus ditempatkan sebagai isu strategis yang membutuhkan penanganan terintegrasi," tegasnya.
Menurut Kakung, krisis air tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan dan sumber daya air.
"Karena bisa memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, produktivitas ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari
-
Kader Gerindra Semarang Geruduk Polrestabes, Desak Kasus Penyadapan Prabowo Diusut Tuntas!
-
Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan
-
Tak Sekadar Olahraga, BRI BO Cepu Gelar Charity Run dan Walk untuk Berbagi dengan Anak Yatim
-
Dukung Masa Depan Buah Hati, BRI Private dan Prioritas Gandeng Sequoia School