SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi keputusan belasan warga Desa Sirau, Kecamatan Kemrajen, Banyumas yang mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.
Ganjar Pranowo bersyukur ternyata masih ada orang baik. Terbukti sejumlah warga rela mengembalikan BLT karena merasa ada orang yang lebih membutuhkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ganjar Pranowo melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (7/5/2020).
"Selalu ada yang baik. Di Banyumas, beberapa orang merasa tidak berhak mendapatkan bantuan & mengembalikannya. Di tempatmu ada yang seperti ini?," tulis Ganjar Pranowo seperti dikutip Suara.com.
Dalam unggahan tersebut, orang nomor satu di Jawa Tengah itu menyertakan pernyataan Bupati Banyumas Achmad Husein mengenai aksi solidaritas yang ditunjukkan warganya.
"Saya sebagai Bupati Banyumas merasa bangga, bahwa masyarakat Banyumas ini penuh tepo seliro, penuh untuk bisa berbagi"
"Dalam suasana yang sulit seperti ini, itu masih banyak warga Banyumas yang menerima bantuan sosial tunai, banutuan langsung tunai dengan kesadaran sendiri kemudian mengembalikan katanya ada banyak orang yang lebih berhak," ujar Achamd Husein dalam video yang dibagikan oleh Ganjar Pranowo.
Untuk diketahui, sebanyak 12 orang warga Desa Sirau, Kecamatan Kemrajen, Kabupaten Banyumas mengembalikan BLT senilai Rp 600 ribu yang diberikan oleh pemerintah.
BLT yang diterima warga tersebut lantas secara simbolis diserahkan kepada Bupati Banyumas Achmad Husein, Rabu (6/5).
Baca Juga: Pengusaha Bus AKAP Bingung dengan Sikap Pemerintah
Dikutip dari Terkini .com -- jaringan Suara.com, BLT tersebut sejatinya diperuntukkan bagi warga selama tiga bulan ke depan sebagai stimulus akibat wabah virus corona.
Namun belasan warga memilih untuk mengembalikannya karena merasa masih ada orang yang membutuhkan.
Berita Terkait
-
Puluhan Alumni Ijtimak Gowa di Jateng Positif Corona, Ganjar Meradang
-
Ganjar Pranowo Ajak Sobat Ambyar Joget dalam Tribute to Didi Kempot
-
CEK FAKTA: Benarkah Ganjar Berkata Nonton Video Porno Tak Batalkan Puasa?
-
3 Pembunuh Satu Keluarga di Banyumas Divonis Penjara Seumur Hidup
-
Ganjar Pranowo Puji Dedikasi Didi Kempot di Dunia Musik
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga