SuaraJawaTengah.id - Jagat media sosial digegerkan dengan video sebuah rumah gedong ditempeli stiker keluarga miskin. Publik dibuat geram saat melihatnya.
Dalam rekaman yang viral di Instagram, seperti dibagikan akun @viralterkini99, tampak seorang laki-laki tengah menempelkan stiker keluarga miskin tersebut ke dinding rumah seorang warga.
Tapi rumah tersebut jauh dari kesan tak layak huni. Pasalnya dibangun secara permanen, luas dan memiliki garasi beserta kendaraan roda empat.
Sementara, seorang perempuan yang diduga sebagai pemilik rumah tampak sedang berbincang dengan petugas setempat, membahas stiker yang ditempel.
Dari keterangan yang dituliskan, rumah tersebut berlokasi di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso. Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kontan saja, aksi penempelan stiker tersebut memancing atensi warganet. Mereka murka melihat rumah orang mampu ditempeli stiker keluarga miskin sehingga memberikan cibiran lewat kolom komentar.
"Ga malu sama Tuhan, udah banyak rezeki masih aja ngaku miskin, semoga rezekinya ga ditarik lagi sama Tuhan," tulis @zrmh2***.
"Miskin aja punya mobil. Gimana yang kaya tuh? Punya naga mungkin," celoteh @piping_nurcah***.
Tak kalah pedas, akun @salsabilla_air*** bahkan menuliskan, "Semoga beneran miskin. Amin".
Baca Juga: Uji Coba Fitur Baru, Begini Cara Mengontrol Percakapan di Twitter
Stiker Akhirnya Dicopot
Setelah menuai sorotan publik, stiker keluarga miskin yang menempel di rumah warga akhirnya dicopot.
Dalam sebuah video yang juga dibagikan akun @viralterkini99, tampak petugas desa setempat mengumukan kebijakan tersebut.
Petugas menyampaikan bahwa bangunan yang semula ditempeli stiker orang miskin tersebut merupakan rumah dari anak seorang warga bernama Kasmini yang mendapat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Kasmini lantas mengundurkan diri dari bantuan sosial tersebut lantaran hidupnya kini ditanggung oleh sang anak.
"Dari semua keluarga telah menerima bahwa Bu Kasmini mengundurkan diri dari kepesertaan bantuan PKH dan BPNT," ucap perangkat desa setempat.
Berita Terkait
-
Mau Hina tapi Minder, Bungkusan di Motor Butut Ini Bikin Warganet Ciut
-
Wanita Hina Istri Rasulullah, Ustaz Yusuf Mansur: Segera Ditindak!
-
Viral Video Anak Kecil Tendangi Teman Main, Diduga Direkam Ayah Sendiri
-
Bayi Lahir Tanpa Dinding Perut, Orang Tua Takut ke RS karena Tak Ada Biaya
-
Anti Mainstream, Perempuan Ini Umumkan Perselingkuhan Pacarnya Lewat Iklan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah