SuaraJawaTengah.id - Bagi tim medis COVID-19 yang merawat pasien positif corona, tak ada baju baru. Mereka seharian harus pakai pakaian alat perlindungan diri atau APD.
Hendra Kusuma Wati, 35 punya kisah itu. Saat Lebaran, dia bergegas memakai pakaian APD setelah melakukan salat id bersama keluarga di rumah, Minggu (24/5/2020).
Sebagai petugas karantina, Hendra bertugas melakukan screening kepada pemudik yang baru tiba di Pos Covid-19 Kota Solo, termasuk saat Lebaran.
“Sedih tidak bisa mengupayakan bersama keluarga saat Lebaran tetapi sebagai tenaga kesehatan apapun yang terjadi sudah menjadi tanggung jawab profesi,” katanya.
Ia menjelaskan sudah puas dengan melakukan salat Id dan sarapan bareng keluarga sebelum berangkat bekerja. Meski di hari Lebaran, dia harus bergegas mengenakan APD untuk menjalankan pekerjaan sebagai petugas rumah karantina Covid-19 Solo.
Keluarga tenaga kesehatan Puskesmas Jayengan tersebut paham tanggung jawabnya sebagai tenaga kesehatan. Mereka juga terbiasa dengan sistem kerja yang terjadwal pada momen Idulfitri sehingga mereka memberikan dukungan.
Tak hanya petugas kesehatan, anggota Linmas juga bersiaga di rumah karantina Grha Wisata Niaga Solo saat Lebaran. Mereka bertugas menjaga keamanan di pintu utama rumah karantina pemudik.
Salah satu Linmas, Sri Wahyudi, 23 menjadi bagian tim yang bersiaga dengan sistem sif di Pos Covid-19 Kota Solo sejak awal April. Tak ada perasaan risau selama menjalani tugas karena setelah tugas selesai bisa berkumpul dengan keluarga di Kecamatan Jebres.
Seperti petugas di rumah karantina Solo lainnya, saat momen Lebaran ini Wahyudi juga memiliki kekhawatiran jika bertemu pemudik.
Baca Juga: Nasib Positif Corona saat Lebaran, Dijaga Super Ketat dan Diisolasi
"Ada rasa khawatir bila bertemu pemudik yang kurang sehat. Saya jalani tugas dengan ikhlas. Selama menjalani tugas malah bisa bertemu banyak teman baru. Senang bisa ikut mengantarkan orang dalam pemantauan setelah menjalani karantina,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya