Chandra Iswinarno
Rabu, 03 Juni 2020 | 22:18 WIB
Sejumlah pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas menuntun motor akibat banjir rob di area tersebut, Rabu (3/6/2020). [Ayosemarang/dok]

SuaraJawaTengah.id - Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang alami banjir rob pada Rabu (3/6/2020). Imbas rob tersebut membuat arus kendaraan dari arah Kaligawe menuju Demak menjadi tersendat.

Dari pantauan Ayosemarang.com-jaringan Suara.com pada Rabu (3/6/2020), rob di kawasan pelabuhan mulai terjadi sekitar pukul 16.00 hingga menggenangi pintu masuk pelabuhan pos IV.

Kondisi tersebut membuat pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas yang akan pulang mengendarai kendaraan roda dua kesulitan melintas, bahkan beberapa pekerja harus mendorong kendaraannya karena macet akibat tergenang rob.

Sementara itu di wilayah RW 12 hingga RW 16 kawasan Tambak Lorok, hampir semua RT tergenang rob. Nurdiyan mengemukakan hampir seluruh kawasan pelabuhan tergenang dengan ketinggian yang bervariasi.

“Kendaraan roda dua saya sampai tak tinggal karena rob cukup tinggi. Saya pulang jalan kaki sampai pintu pelabuhan kemudian dijemput kakak,” katanya.

Dia mengemukakan, ketinggian rob mulai dari 50 sentimeter hingga 70 sentimeter. Bahkan, jika malam hari biasanya rob akan sangat tinggi.

“Kalau hari sebelumnya, rob tapi tidak terlalu parah. Hari ini (Rabu, 3/6/2020) rob lebih besar dari kemarin,” katanya.

Sementara itu, seorang relawan BPBD Heriyanto yang memantau di Kawasan Genuk menjelaskan rob yang terjadi di Sayung, Demak menyebabkan kendaraan dari arah Semarang menuju Kota Wali itu tersendat.

“Dari arah Kaligawe-Sayung kendaraan padat merayap karena rob di Demak,” katanya.