"Awalnya anak saya nggak tahu," ucapnya.
Tidak ada persiapan khusus dari pria 66 tahun ini. Dia hanya menyiapkan pakaian alakadarnya dan tidak punya persiapan apapun. Kekurangannya bukan menjadi halangan dirinya untuk bertamu ke rumah Allah.
"Sebenarnya saya itu minder dan malu. Kalau manasik haji semua bawa mobil, ceritanya juga macam-macam. Hanya saya dan istri saja yang tidak menyiapkan apapun. Tapi istri selalu menguatkan saya untuk tetap semangat dan tawakal," katanya.
Meski tekad dan semangatnya sudah bulat, Suharto dan istrinya harus bersabar satu tahun lagi. Dirinya berharap bisa menunaikan ibadah dengan baik.
"Bagaimanapun haji itu panggilan Allah. Saya percaya yang bisa berangkat adalah yang dapat undangan dari Allah. Makanya setiap selesai solat saya terus berdoa," ucapnya.
Suminem, istrinya, juga selalu memberikan semangat agar tetap bersabar dan tawakal. Suharto dan istrinya sudah tidak sabar untuk berangkat haji.
"Saya itu selalu semangat. Kata dokter saat manasik, saya yang paling sehat di golongan usia 60 tahun dibanding teman-teman lainnya," ucapnya.
Saat ini, Suharto menyemangati anaknya untuk bisa menabung agar bisa ibadah haji. Dirinya mengatakan agar bisa menabung seawal mungkin. Kalaupun tidak bisa haji, minimal beribadah umroh.
"Anak saya kan dua, yang bungsu kan sekolah D3 pariwisata. Sebulan setelahnya dia menikah, waktu tinggal di rumah istrinya dia kecelakaan dan meninggal. Makanya anak saya tinggal satu, saya semangati untuk menabung agar bisa berhaji," ucapnya.
Baca Juga: Kisah Penantian Tukang Sayur yang Gagal Naik Haji Tahun Ini
Kontributor : Rara Puspita
Berita Terkait
-
Ibadah Haji 2020 Dibatalkan karena Corona, FPI Desak MPR Makzulkan Jokowi
-
Nabung 25 Tahun untuk Berhaji, Pedagang Tempe Ini Terima Kenyataan Pahit
-
Kisah Penantian Tukang Sayur yang Gagal Naik Haji Tahun Ini
-
Sudah Lunasi Biaya Haji, 3.421 Jemaah Bogor Batal Berangkat ke Tanah Suci
-
Bersabar 10 Tahun, Pasutri Calhaj Asal Kendal Ini Dua Kali Gagal Naik Haji
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah