SuaraJawaTengah.id - Pasar Karangayu Semarang ditutup selama 3 hari mulai, Senin (8/6/2020) hari ini. Penutupan dilakukan sementara.
Ada temuan sejumlah pedagang yang positif COVID-19.
"Ditutup mulai 8 hingga 10 Juni," kata Kepala UPTD Pasar Karangayu Semarang Fajar Joko Purwanto di Semarang, Minggu (7/6/2020) kemarin.
Penutupan sendiri sudah mulai dilakukan petugas sejak Minggu sore.
Seluruh akses masuk ke pasar yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang, itu ditutup oleh petugas gabungan.
Selama penutupan, pasar akan disemprot dengan disinfektan.
Petugas, menurut dia, sudah berupaya untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap aktivitas pasar.
Usai dibuka kembali pada tanggal 11 Juni, lanjut dia, upaya lebih tegas akan diterapkan terhadap pedagang maupun pengunjung pasar.
"Kalau pedagang yang tidak pakai masker harus tutup. Pengunjung yang tidak pakai masker, akan diminta pulang," katanya. (Antara)
Baca Juga: Transisi New Normal Corona, Penumpang KRL Ketakutan Berangkat Kerja
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Fakta Skandal Kiai di Pati: Diduga Cabuli 50 Santri, Modus Teror Tengah Malam di Samping Kamar Istri
-
Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng
-
Duh! Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan Istri di Cilacap Pilih Jadi Janda, Banyak dari Kalangan TKW
-
Sri Murdani dan TK yang Menambal Problem Sekolah Inklusi
-
Kasus Ndolo Kusumo Pati, Ini 6 Catatan MUI Pusat dari Sanksi Nonaktif Hingga Pembekuan