SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menjadi perbincangan warganet setelah mengenakan masker unik bergambar kumisnya sendiri. Foto tersebut belakangan viral di jagat maya.
Seperti diberitakan Solopos.com - jaringan Suara.com, Rudy - sapaan akrab Wali Kota Solo, mengaku mencetak sendiri masker bergambar kumis itu.
“Iya, gambar saya sendiri, karena saat saya mengantar pemudik pulang itu, banyak yang meminta foto bareng saya tapi maskernya dilepas karena enggak kelihatan kalau itu saya saat memakai masker," ujar dia.
Alhasil dia harus membuka tutup masker jika ada warga yang ingin berfoto bersama dirinya. Padahal, Pemerintah kekinian mewajibkan warga untuk menggunakan masker jika berpergian ke luar rumah.
"Kan jadi enggak bagus to padahal saya mewajibkan semua warga pakai masker saat kegiatan di luar rumah. Ya sudah, saya cetak sendiri sehingga masyarakat enggak perlu lagi minta saya lepas masker saat foto bersama,” kata Wali Kota Solo.
Rudy mengenakan masker dengan gambar kumis mulai Sabtu (6/6/2020). Dia memakai masker itu ketika mengantarkan pemudik yang rampung menjalani karantina mandiri di Dalem Joyokusuman.
Foto itu viral di media sosial, salah satunya di Twitter. Akun Twitter @alexjourneyID mengunggah foto Sang Wali Kota saat sebelum dan sesudah memakai masker kumis pada Senin (8/6/2020).
Sebelumnya, ucapan Do Manuto (patuhilah) yang digaungkan Rudy riuh hingga menjadikan tren baru tentang kepatuhan pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Sebelum mengenakan masker bergambar kumis, Rudy selalu memakai masker bergambar foto dirinya sendiri yang berucap Do Manuto. Masker Do Manuto itu viral hingga diproduksi massal oleh berbagai produsen masker.
Baca Juga: Jasad Satpam Cantik yang Hilang Misterius Ditemukan di Tepi Bengawan Solo
”Sebenarnya tidak ada niatan mau bikin viral. Tapi budaya memakai masker di masa pandemi ini kalau dibikin menyenangkan pasti pada mau pakai masker,” ucapnya.
Rudy mengaku bakal mencetak kembali masker bergambar kumis itu dengan mulut tersenyum. Pasalnya, masker gambar kumis yang dipakainya itu sedang tidak tersenyum dan masyarakat memintanya mencetak yang sedang tersenyum.
“Ya nanti dicetak lagi. Harapan saya, masker menjadi budaya keseharian sampai penyakit ini [Covid-19] ada obatnya,” kata Rudy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Semarang A. Yani Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Demi Jaga Layanan Nasabah
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa