SuaraJawaTengah.id - Kepolisian Karanganyar menyita senjata tajam pisau dapur dan celurit milik Karyono Widodo, pelaku pembacok Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni. Karyono sudah ditembak mati.
Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan polisi telah mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya barang bukti yang diamankan yakni pisau dapur, celurit, baju, alat mandi, alat makan dan beberapa kertas tulisan.
”Pisaunya tidak digunakan (untuk menyerang),” ucapnya saat ditemui di Polres Karanganyar, Senin (22/6/2020).
Saat ini kepolisian juga tengah mengumpulkan para saksi. Totalnya ada 8 orang saksi yang dimintai keterangan, termasuk korban. Saat ini korban sudah dalam keadaan baik dan telah dipulangkan dari rumah sakit.
”Korban sudah menjalani rawat jalan, tiga-tiganya,” ucapnya.
Sedangkan jenazah pelaku saat ini tengah berada di RS Bhayangkara, Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pasalnya hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku.
”Kami masih melakukan matching data,” ucap Leganek.
Sebelumnya terungkap pelaku yang menyerang wakapolres itu ternyata warga Kota Madiun, Jawa Timur.
Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni diketahui bernama Karyono Widodo, 46, warga Jl. Argo Manis I RT 022/RW 007, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Baca Juga: Karyono Widodo, Pembacok Wakapolres Karanganyar 6 Bulan Tak Pulang
Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni diserang pria misterius di jalur pendakian Gunung Lawu, Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2020) pukul 10.20 WIB.
Berdasarkan pantauan Madiunpos (jaringan Suara.com), Senin (22/6/2020) pagi, kondisi rumah Kartono kosong. Rumah bercat hijau yang bagian depannya dipenuhi tanaman merambat itu ternyata sudah beberapa bulan terakhir ditinggal penghuninya.
Beberapa tetangga terlihat di sekitar rumah tersebut melakukan aktivitas seperti biasa. Petugas keamanan di RT 022/RW 007, Didit Naryanto, mengatakan rumah tersebut memang benar rukah Karyono Widodo yang merupakan penyerang Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni.
Karyono kabarnya sudah enam bulan tidak pulang ke rumah.
Ayah Widodo sudah meninggal dunia, sedangkan ibunya sudah sepuh dan saat ini tinggal di rumah adik Widodo di Kabupaten Madiun. Didit menuturkan rumah tersebut telah didatangi petugas kepolisian sejak Minggu sore hingga malam.
Kontributor : Rara Puspita
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Terkini
-
Semen Gresik Gelar Berkah Ramadan Bersama Masyarakat Enam Desa di Rembang dan Blora
-
Buka Puasa Makin Seru, Transaksi QRIS BRImo di Kenangan Brands Dapat Cashback 40%
-
Waspada Jateng! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sangat Lebat, 2 Bibit Siklon Jadi Pemicu
-
Promo Hampers Lebaran Superindo Diskon Gila-gilaan, Bingkisan Idul Fitri Cuma Rp70 Ribuan
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi