SuaraJawaTengah.id - Surani (45), Tenaga Kerja Indonesia (TKW) asal Kabupaten Sragen yang disekap majikannya selama dua bulan di Arab Saudi kembali ke Indonesia pada Jumat (10/7/2020).
Kakak Surani, Purwanto menyampaikan, kabar kepulangan adiknya didapat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Arab Saudi. Saat ini, sang adik diketahui sudah berada di Jakarta.
”Berangkatnya kemarin dari Arab Saudi langsung menuju Jakarta,”ucap Purwanto saat dihubungi melalui telepon pada Jumat (10/7/2020).
Hanya saja, Purwanto belum tahu kepastian waktu adiknya sampai di Sragen. Sebab saat ini, adiknya belum bisa dihubungi oleh pihak keluarga.
”Mungkin masih pakai nomor Arab,”ucapnya.
Surani melakukan kontak terakhir dengan keluarga pada Kamis (9/7/2020) pukul 03.00 dini hari. Saat itu dirinya mengatakan, penerbangan menuju Jakarta dijadwalkan pada pukul 06.00 WIB.
”Kontaknya dini hari, lalu paginya langsung naik pesawat ke Jakarta,”ucapnya.
Dari kabar terakhir yang diterima keluarga, Surani dalam kondisi yang baik.
Sebagai informasi, Surani mengalami penyekapan selama dua bulan oleh majikannya. Saat itu dia hanya diberikan makanan dua hari sekali. Bahkan selama itu pula, Surani hanya bertahan hidup dengan memakan garam.
Baca Juga: Setelah Dibui 18 Tahun, TKI Asal Majalengka Belum Bisa Kembali ke Keluarga
”Jadi sebelumnya dia ikut ibunya majikan yang sekarang ini. Selama ikut majikan yang dulu, dia diperlakukan dengan baik, bahkan sudah sampai 14 tahun ikut,” ucapnya.
Kemudian, keluarga mendapat informasi penyekapan melalui ponsel yang dibawa Surani. Kepada keluarganya di Sragen, Surani mengabarkan, jika tidak diberi makan oleh keluarga majikannya.
”Kemungkinan Surani mau dibunuh secara perlahan dengan dibuat kelaparan. Kalau kelaparan, saat divisum tidak ada tanda-tanda kekerasan. Begitu perkiraannya,”ucapnya.
Meski begitu, saat ini pihak keluarga bersyukur Surani bisa kembali ke rumah. Bahkan, semua harta benda yang sempat disita oleh majikannya sudah dikembalikan setelah dimediasi oleh KJRI.
”Sisa gaji dan ATM sudah diberikan semua. Masalah hak-hak lainnya yang belum diberikan selama, 18 tahun ini saya kurang tahun. Sisa gaji perhiasan uang cash dari majikan lama yang disita sudah diberikan semua,” katanya.
Sebelumnya, video pengakuan Surani yang mendapat perlakuan tak layak dari majikannya diunggah dalam akun Facebook Ahyar Doank. Melalui video tersebut, Surani mengisahkan ceritanya yang mengenaskan selama bekerja mencari sesuap nasi di negeri petrodolar tersebut. Dalam video itu dia mengaku telah 18 tahun bekerja tanpa pernah dipulangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Pencarian Semalaman Berakhir Tragis, Siswa SMK Ditemukan Tewas 50 Meter dari Pantai Jatisari Rembang
-
BRI Raih Penghargaan Bergengsi Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu