SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 18 anggota DPRD Kota Solo akan menjalani tes virus corona lewat swab test, Sabtu (25/7/2020) hari ini.
Sebab mereka sempat rapat paripurna bareng dengan Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang terkonfirmasi positif virus corona.
Gedung DPRD Solo langsung disemprot disinfektan. Orang nomor dua di Pemkot Solo itu pada Rabu (22/7/2020) lalu mengikuti rapat paripurna DPRD.
Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo menjelaskan sekitar 18 legislator akan menjalani swab test pada Sabtu (25/7/2020) pagi. Peseta swab test termasuk Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Sekretaris DPRD Solo Puguh Priyadi, dan satu orang staf Sekretariat DPRD.
Mereka akan menjalai swab test karena sempat kontak dengan Wawali saat rapat paripurna DPRD pada Rabu lalu.
“Total 21 orang akan test swab besok (Sabtu). Terdiri atas 18 anggota DPRD termasuk saya, Pak Wali, dan dua orang dari Sekretariat DPRD,” kata dia.
Selain Budi, anggota DPRD Solo yang akan mengikuti swab test menyusul informasi Wakil Wali Kota Solo positif Covid-19 pada Sabtu yakni Teguh Prakosa. Teguh ikut berbincang dengan Wawali saat menunggu dimulainya rapat paripurna, Rabu.
Ada enam orang yang berbincang santai saat itu.
“Pak Wali Kota juga ikut duduk-duduk dan berbincang dengan kami dan Pak Wawali sebelum paripurna. Jadi akan ikut swab test. Sebanyak 21 orang yang akan menjalani swab test ini hasil tracing dari video rekaman saat paripurna,” sambung dia.
Baca Juga: Jokowi Sudah Swab Test Corona, Hasilnya Positif atau Negatf COVID-19?
Teguh Prakosa diminta tanggapan Solopos.com mengakui ikut berbincang dengan Achmad Purnomo pada Rabu. Selain dirinya, ada juga beberapa legislator DPRD Solo saat itu yakni Sugeng Riyanto, Honda Hendarto, dan Achmad Sapari.
Seperti diberitakan, Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test yang dilakukan akhir pekan lalu.
Informasi tersebut disampaikan salah seorang anggota DPRD Solo, Jumat (24/7/2020).
"Informasinya Wakil Wali Kota Solo terkonfirmasi positif Covid-19. Mungkin bisa dicek ke gusgas," kata legislator yang minta dirahasiakan namanya itu.
Saat dimintai konfirmasi, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, membenarkan informasi Wawali Solo Purnomo positif Covid-19.
Sementara Purnomo, saat dihubungi wartawan, Jumat, mengaku mendapat informasi dirinya positif Covid-19 pada Kamis (23/7/2020) sore.
Berita Terkait
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara
-
7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring
-
Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK
-
Gebrakan Awal Tahun, Saloka Theme Park Gelar Saloka Mencari Musik Kolaborasi dengan Eross Candra
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga