SuaraJawaTengah.id - Pemilik rumah geram karena kanopinya ambruk akibat ulah teknisi penyedia jaringan internet, Indihome. Ia kemudian menyampaikan keluhan tersebut melalui cuitan di akun Twitter @duaporsi, pada Senin (27/7/2020).
Unggahan @duaporsi pun viral dan mendapat banyak respon warganet. Hingga Rabu (29/7/2020), postingan tersebut memperoleh 5.300 retweet dan 18.700 like.
Reza, pemilik rumah mengatakan bahwa pada Minggu (26/7) malam, teknisi IndiHome melakukan pemasangan di wilayahnya.
Namun teknisi tersebut tidak minta izin terlebih dahulu untuk memanjat lantai dua rumah Reza. Akibat kelalaian petugas tersebut kanopi rumah jadi rubuh ketika dipanjat.
Dalam cuitannya, pemilik rumah meminta pertanggung jawaban pihak IndiHome.
"Hai @IndiHome semalam teknisi kalian ada pemasangan di area sekitar rumah saya, dan manjat bagian lantai 2 rumah saya tanpa seijin saya/orang rumah, yang berakibat pada ambruknya kanopi rumah. Ditunggu itikad baiknya. Atau kalau tidak, saya bakalan putusin semua kabel kalian yang nempel di rumah saya. Thanks," tulis @duaporsi.
Pihak IndiHome langsung membalas keluhan Reza dan berjanji akan bertanggung jawab atas kelalaian teknisinya.
Akan tetapi, Reza awalnya masih tidak puas dengan jawaban pihak IndiHome lantaran dianggap tidak serius.
"Hai Kak Reza, maaf atas ketidaknyamanannya, Eki coba follow up ya kak, namun kami membutuhkan no hp kakak yang aktif dan alamat lengkap disertai capture kondisi kerusakannya via DM. Terima kasih," jawab @IndiHome.
Baca Juga: Aksi Heroik Emak-emak Lawan Balik Begal, Bergelut dan Rebut Celurit
Reza membalas dengan tegas, "Tidak usah jawab pakai template, saya bekas pelanggan kalian juga. Omong kosong kalian gak punya data saya, di DM Twitter juga ada lengkap. Saya tunggu maks 2x24 jam".
Cuitan berikutnya, Reza menceritakan bahwa pihak IndiHome telah mengirim seorang petugas untuk mengecek kerusakan di rumahnya pada keesokan harinya.
Ia juga meminta manajer yang ada untuk datang ke rumahnya dan segera mengganti rugi.
"Template jawaban kalian perlu dievaluasi, kejadian kek gini kok dianggap gangguan internet biasa, yang dikirim petugas biasa buat ngecek. Kasian ini 1 orang di-recokin rame-rame di sini. Ini orang juga sudah bagus ada inisiatif mau ngomong sama atasannya, SM & TL kalian mau kesini. Saya lagi nunggu," tutur Reza.
Keluhan Reza akhirnya berbuah manis. Manajer bersedia mengganti kanopi yang ambruk akibat ulah oknum teknisi pemasangan jaringan internet.
"-update-. Manager kalian menjanjikan dalam beberapa hari nanti ada penggantian kanopi, dan sudah ada rembug yang enak dan santai," ungkap Reza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City