SuaraJawaTengah.id - Partai Gerindra resmi mendukung calon wali kota dan wakilnya di Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa. Gibran pun akan berangkat ke DPD Gerindra Jawa Tengah (Jateng), Semarang Senin (3/8/2020) siang ini.
Gibran dan Teguh bakal menjemput surat rekomendasi dari Gerindra untuk maju ke Pilkada Solo, seperti dilansir Solopos.com.
"Iya betul, Gibran juga mau datang langsung dengan wakilnya," kata Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro.
Selain Gibran, Gerindra Jateng juga akan mengumukan dukungan ke calon kepala daerah di 10 wilayah.
Sriyanto tidak mengungkapkan detail jadwal acara penyerahan rekomendasi Gerindra untuk Pilkada Solo tersebut. Namun, lokasi penyerahannya yakni di kantor DPD Gerindra Jateng di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jateng.
Gibran dan Teguh sebelumnya sudah resmi mendapat rekomendasi dari partainya yaitu PDI Perjuangan (PDIP) pada Jumat (17/7/2020). Sedangkan partai selain Gerindra yang sudah menyatakan menyatakan dukungannya secara lisan yaitu PAN, Partai Golkar, PSI, dan Partai Demokrat.
Tak hanya dari Gerindra, dukungan untuk Gibran di Pilkada Solo juga dilayangkan oleh seorang politius PKS Solo, Didik Hermawan.
Aksi dukungan Didik ditunjukkan pada saat sidang Paripurna DPRD Solo, Rabu (29/7/2020).
Didik saat itu mengenakan baju Indonesia Raya yang identik dengan Gibran Rakabuming.
Baca Juga: Gerindra Ancam Copot Kader yang Tak Dukung Anak Pramono di Pilkada Kediri
Aksi tersebut berujung pada pencopotan Didik sebagai Sekretaris Fraksi PKS Solo. Meski dicopot, Didik mengaku tetap pada sikapnya mendukung Gibran di Pilkada Solo.
Menanggapi dukungan tersebut, Gibran mengucapkan terima kasih kepada Didik. Namun Gibran tak bersedia berkomentar tentang pencopotan Didik sebagai Sekretaris Fraksi PKS Solo.
"Terima kasih dukungannya. Kalau itu [sanksi] kan ranahnya internal PKS, saya tidak bisa ikut campur," kata Gibran.
Sikap Partai Gerindra di Pilkada Solo yang mendukung calon PDIP memang berbeda dibandingkan sikap partai itu secara nasional yang sering berseberangan dengan PDIP.
Berita Terkait
-
Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua
-
Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu
-
Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi
-
PKS Buka Peluang Gulirkan Hak Angket Ijazah Gibran Usai Dapat Sinyal Positif dari PDIP
-
Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin