SuaraJawaTengah.id - Satuan Reskrim Polresta Banyumas, mengamankan seorang warga Purwokerto yang mengunggah pernyataan yang tidak mempercayai ada
pemilik akun instagram @bobyndavidson. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga yang resah dengan konten terkait hoaks Covid-19.
Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Berry membenarkan, pihaknya telah menahan pemilik akun Instagram berinisial BR, warga Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Timur.
"Ya kita amankan dahulu untuk dilakukan klarifikasi," katanya saat dihubungi, Jumat (14/8/2020).
Berdasarkan laporan yang diterima, pemilik akun dengan pengikut 60.400 warganet ini diamankan pada Jumat (14/8/2020) pukul 13.00 WIB.
Unggahan yang dipermasalahkan tersebut diberi judul "Aku Ora Percaya Corona!!!!" berdurasi 1.56 menit. Diunggah pada enam hari lalu dan sudah dilihat 19.600 warganet.
Keterangan yang ditulisnya dalam unggahan bernada kontroversi.
"Mohon maaf, saya sudah tidak sama sekali percaya bahwa adanya Korona. Saya yakin korona adalah virus alay yang dibesarkan oleh mayoritasnya manusia. Apalagi di Purwokerto. Deneng aku ya waras slamet ora tau maskeran (Aku ya sehat slamet nggak pernah pakai masker)," tulisnya dalam unggahan.
Dalam video tersebut, yang bersangkutan juga mengatakan bahwa korban meninggal selama ini bukan karena Virus Covid-19, melainkan disebabkan karena pengenaan masker.
Baca Juga: Sebar Hoaks Corona, 104 Orang Jadi Tersangka, 17 di Antaranya Sudah Dibui
Ia bahkan menyebut nama pejabat dari tingkat bupati hingga presiden untuk mendapatkan perhatian.
"Pak Husein, pak RT, pak RW, Pak Jokowi, Bu Megawati dan sebagainya, aja percaya corona lah (jangan percaya corona). Sing pada gelis mati gara-gara corona kuwe yah, anu pada keseringen nganggo masker kebacinen cangkeme dewek mulane mati (yang pada cepat mati gara-gara corona itu ya, anu pada keseringen pakai masker, kebauan mulutnya sendiri, jadinya mati)," katanya dalam video.
Unggahan tersebut mendapatkan tanggapan 442 komentar dari warganet. Sebagian besar komentarnya berseberangan dan meminta pemilik akun untuk menghapusnya.
"Saya malu sebagai warga Indonesia khususnya sesama satu daerah di Purwokerto ada orang seperti anda. Jaga lisan anda jika tidak percaya adanya corona silahkan. Tapi tak usahlah bikin konten yang memalukan begini itu hanya merendahkan anda mas. Keciduk baru tau rasa, paling ujungnya minta maaf. Kalau pengin terkenal gak gitu caranya mas bro. Lebih bijaklah menggunakan media sosial," tulis pemilik akun @q.mommy yang mengomentari unggahan @bobyndavidson.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Gubernur Luthfi Turun Gunung, Pastikan THR Pekerja Jateng Cair Tepat Waktu
-
Exit Tol Bawen Angker! Pemprov Jateng Siapkan Rekayasa Darurat, Antisipasi Kecelakaan saat Lebaran!
-
Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional 13 Maret, Urai Simpang Bawen yang Kritis!
-
Cara Praktis Mengedit Konten dengan Pemotong Video Online dan AI Voice Over di CapCut
-
Kudus Sambut Era Baru Perlindungan Anak Digital: Medsos Dibatasi, Fokus Belajar Jadi Prioritas!