SuaraJawaTengah.id - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menilai DPD PKS Kota Solo tidak etis apabila memungkinkan untuk golput sekaligus abstain dalam Pilwalkot Solo 2020.
Sebagai partai politik, kata Doli, seharusnya PKS dapat mengembangkan demokrasi dan parpol itu sendiri, bukan justru sebaliknya.
"Secara politik, saya kira itu tidak etis. Kemudian juga itu kontraproduktif terhadap pengembangan demokrasi dan juga pengembangan parpol. Jadi aneh justru, itu kan artinya mengerdilkan peran parpol, kalau kita sebuah parpol meminta supaya golput," kata Doli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).
Kendati menilai tidak etis, namun secara yuridis tidak ada sanksi yang dapat diberikan atas pilihan golput DPD PKS Kota Solo tersebut.
Hanya saja Doli menyayangkan sikap PKS apabila memang benar-benar golput.
"Harusnya kan bagaimana supaya parpol itu mengajak semaksimal mungkin masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam event event seperti Pilkada ini," kata Doli.
Hingga saat ini, pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa dipastikan bakal maju di Pilkada Solo 2020 sebagai cawali-cawawali dari PDIP.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Kembali Berduka, Umi Kulsum dari Fraksi PKS Meninggal Dunia
-
Ingat Pesan PKS: Memenangkan Pilkada Harus Kedepankan Akhlakul Karimah
-
Soal Gibran Mabuk, Roy Marten Akui Sudah Minta Maaf ke Nikita Willy
-
Calon yang Didukung PKS Jangan Khawatir, Mereka Siap Total-totalan Menang!
-
Minta Maaf soal Gibran Mabuk, Roy Marten: Nikita Willy Cuma Tertawa
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
5 Cara Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman dengan Program Mudik Motor Gratis
-
5 Nasihat Buya Yahya tentang Malam Nuzulul Qur'an 2026: Saatnya Menghadirkan Al-Qur'an dalam Diri
-
7 Fakta Banjir Lahar Gunung Merapi yang Tewaskan Penambang Pasir
-
7 Fakta Penggeledahan Koperasi BLN Salatiga Terkait Kasus Penipuan Investasi
-
Berbagi Kebaikan di Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan