SuaraJawaTengah.id - Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu mendaftarkan diri sebagai calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat pada hari jumat (4/9/2020).
Pukul 13.30 WIB dua calon petahana itu tiba di Hotel Patra Kota Semarang. Mereka kompak memakai baju bewarna putih dan kerudung warna merah yang dipakai Ita sebagai simbol warna partai mereka berdua.
"Merdeka-merdaka,” teriak Hendi saat tiba di tempat pendaftaran Hotel Patra Kota Semarang, Jumat (4/9/2020).
Beberapa kader partai PDIP dan relawan Hendi dan Ita nampak kompak dengan menjawab teriakan " Merdeka" dari Hendi. Berdasarkan pantaun kami, para kader dan relawan Hendi-Ita sudah berjam-jam menunggu Hendi-Ita datang.
Selain kader partai dan relawan, beberapa partai koalisi seperti, PKB, PKS, Golkar, Demokrat, PPP dan beberapa partai yang lain menemani Hendi-Ita mendaftar di KPU Kota Semarang.
Selain itu, pasangan Hendi-Ita juga ditemani Ketua Tim Pemenangan sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Kadar Lusman yang sama-sama mengenakan baju yang dipakai pasangan Hendi-Ita, yaitu warna putih.
Meski Hendi-Ita berencana hanya ditemani 30 kader dan relawan, nyatanya yang terlihat di lapangan berbeda. Hal itu bisa dibuktikan banyak kader dan relawan berdesakan saat menyambut kedatangan calon pasangan Hendi-Ita.
Sebelumnya, Kadar Lusman menargetkan perolehan suara hingga 90 persen dalam Pilkada 2020. Menurutnya, target tersebut bisa diraih dengan dukungan struktur 14 partai pengusung dan pendukung pasangan Hendi-Ita.
"Semua partai punya ahli strategi, jadi tugas saya agak ringan," katanya saat dihubungi, Jumat (4/9/2020).
Baca Juga: Pilkada Solo, Pasangan Bajo Mengusung Konsep Kesederhanaan
Meski demikian, ia mengakui jika amanat sebagai ketua tim pemenangan merupakan tugas yang tak mudah. Untuk itu, kepercayaan masyarakat adalah kunci target tersebut dapat diraih.
Seperti diketahui, pasangan tersebut diusung oleh sembilan partai politik penghuni DPRD Kota Semarang serta lima partai politik non-parlemen.
Sembilan partai politik penghuni DPRD Kota Semarang tersebut masing-masing PDIP, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, PKS, Partai Gerindra, PAN, Partai NasDem, dan PSI.
Adapun lima partai pendukung pasangan ini, yakni PKPI, Partai Hanura, Partai Berkarya, PBB dan PPP.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
7 Langkah Cepat Pemprov Jateng Atasi Bencana di Jepara, Kudus, dan Pati
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan