SuaraJawaTengah.id - Mampukah Anda disengat lebah lebih dari 30 kali dalam seminggu? Jika iya, Anda sama beraninya dengan perempuan ini.
Ya, perempuan bernama Brittany Elliott itu sengaja meletakan lebah untuk menyengat tulang belakangnya dan berencana mencapai 4.500 sengatan lebah selama tiga tahun sebagai upayanya mencari obat untuk penyakit lyme.
Penyakit lyme sendiri merupakan penyakit yang muncul akibat gigitan kutu.
Cara itu sebenarnya dikenal dengan sebutan Bee Venom Therapy (BVT). Brittany telah menggunakan terapi itu sejak September tahun lalu setelah ia bosan menghabiskan $ 1.000 (Rp 14,7 juta) sebulan untuk obat-obatan medis yang menurutnya tidak berefek apa pun.
Warga Denver, Colorado, AS, itu kemudian memesan lebah secara online. Ia berharap dengan menyebabkan peradangan, racun lebah akan menghasilkan respons anti-inflamasi yang konsisten oleh sistem kekebalan dan dapat menyembuhkannya dari penyakit Lyme.
Ia bersikeras, BVT bisa menyelamatkan hidupnya. Meski metode pengobatan itu dianggap kontroversial dan berbahaya.
Serta tidak didukung secara medis dan bahkan pernah menyebabkan kematian seorang perempuan dari Spanyol pada tahun 2018.
Badan amal Penyakit Lyme di Inggris telah mengeluarkan peringatan keras yang mendesak orang untuk tidak mencoba BVT tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis terlebih dahulu.
Namun, Brittany bersikeras bahwa pengobatan medis yang dijalaninya tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Negara Ini Manfaatkan Suara Lebah Jadi Metode Relaksasi, Berani Coba?
"Saya minum 50 pil sehari dan melakukan apa yang dokter katakan selama delapan bulan. Saya menghabiskan ribuan dolar untuk obat-obatan, tetapi mereka tidak bekerja untuk saya," ujarnya dikutip dari Metro.
Brittany mengaku telah banyak mencari informasi mengenai orang-orang yang mengobati diri sendiri dengan sengatan lebah. Ia tahu, terapi itu tidak sah secara medis.
Tetapi ia tetap yakin melakukannya larena mendapat dukungan dari dokternya dan telah mendapatkan ribuan orang yang berhasil melakukan BVT.
"Sengatannya bukanlah rasa sakit yang buruk. Tetapi ada hari-hari di mana itu masih sangat menyakitkan. Tetapi dibandingkan dengan penderitaan yang saya dapatkan dari penyakit Lyme, itu bukan apa-apa, itu adalah bagian dari rutinitas normal saya sekarang dan berhasil," ujarnya.
Penyakit Lyme disebabkan oleh bakteri yang ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu yang terinfeksi.
Gejala yang paling umum terjadi biasanya demam, sakit kepala, kelelahan, dan ruam kulit.
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Disengat Lebah Menurut Primbon Jawa, Pertanda Muncul Konflik?
-
Lama Menghilang, Sosok Legendaris Lebah Ganteng Akhirnya Ungkap Alasan Berhenti Bikin Subtitle
-
Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam
-
Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Daya Saing, Tiga Tim Inovasi Semen Gresik Bertarung di APQO International Conference 2026
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia
-
Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
-
Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun, Buyback Saham Berlanjut
-
Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk